Presiden Minta Proyek Infrastruktur Disambungkan dengan Kawasan Wisata

- 9 Mei 2019, 22:32 WIB
null

JAKARTA,(PR).- Presiden Joko Widodo meminta proyek infrastruktur disetiap daerah disambungkan dengan kawasan wisata. Sektor pariwisata disetiap daerah harus mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Forum Perencanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Mei 2019. “Segera provinsi, kabupaten, kota menyambungkan titik-titik di tempat masing-masing. Tanpa itu, tidak ada daerah bisa menikmati pertumbuhan ekonomi. Sambungkan dengan kawasan industri, wisata, dengan sentra industri kecil, dengan pusat produksi baik pertanian atau perkebunan,” ujar Jokowi.

Kepada gubernur dan wakil gubernur  seluruh Indonesia yang menghadiri rangkaian acara Musrembangnas 2019, Jokowi, meminta gubernur, walikota, dan jajarannya agar segera merampungkan proyek infrastruktur secara merata baik jalan tol, pelabuhan, airport. “Karena, dengan menyambungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan kawasan wisata akan membuat daerah menjadi lebih cepat berkembang,” ujar Jokowi.

Dalam acara yang juga dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Kerja Negara Indonesia dan pejabat dirjen, menurut Jokowi, berpeluang besar menjadi lima besar negara dengan ekonomi terkuat dunia. “Bahkan bisa menjadi empat besar ekonomi terkuat dunia pada tahun 2045 namun untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah sesuatu hal yang mudah,” tambah Jokowi.

Perekonomian negara yang kuat juga, menurutnya harus ditopang dengan perekonomian di daerah yang juga kuat. Pemerataan infrastruktur dimaksudkan untuk menumbuhkan potensi peningkatan perekonomian di daerah-daerah yang sebelumnya tampak tak tersentuh.

Presiden mengharapkan agar sentra-sentra sumber ekonomi yang ada di daerah dapat tersambung dengan adanya sejumlah infrastruktur yang dibangun pemerintah pusat. Dengan tersambungnya sentra industri dan pariwisata, maka denyut perekonomian daerah akan semakin kencang.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan bahwa prinsip dasar pariwisata memerlukan dukungan sektor lain untuk berkembang. “Karena dukungan infrastruktur seperti yang diinstruksikan Presiden memang sudah keharusan dan Kemenpar siap mendukung upaya pengembangan destinasi wisata di daerah sesuai yang diinstruksikan Presiden Jokowi,” ujarnya.

Namun menurut Kemenpar, untuk pengembangan infrastruktur dan sarana lainnya di daerah sudah menjadi tugas pemerintah daerah. Karena hanya pemimpin daerah  yang memahami dengan baik karakteristik di wilayahnya masing-masing.

“Kalau masih ada pimpinan daerah yang tidak merespon instruksi Presiden, jangan harap negara kita masuk menjadi lima besar negara dengan ekonomi terkuat dunia. Bahkan mewujudkan negara terkuat ekonomi pada tahun 2045 mendatang,” ujar Arief Yahya.***

Halaman:

Editor: Eva Fahas


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X