Sabtu, 18 Januari 2020

Gelar ITJ, STP NHI Bandung Berkomitmen Cetak SDM Andal Pariwisata

- 3 Oktober 2017, 02:14 WIB

"Dengan adanya keinginan untuk berinovasi, seorang pemimpin akan menciptakan suatu visi yang akan dicapai dengan adanya dukungan dari nilai-nilai kepribadian (inner values) yang kemudian memunculkan inspirasi yang disampaikan melalui komunikasi yang baik sehingga inovasi tersebut dapat diwujudkan," ujarnya.

Dalam kegiatan ITJ 2017 para peserta menghasilkan Wonderful Tourism Leader (WTL) Credo dan Protokol Kareumbi. WTL Credo tersebut sebagai paham yang mendasari prinsip-prinsip pembangunan wisata berkelanjutan (sustainable tourism).

WTL Credo tersebut dengan gimmic yakni love, empathy, awareness, dynamic, ethusiasm, responsiveness dan solidarity. WTL Credo tersebut tertuang dalam Protokol Kareumbi. Yakni Berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, mengimplementasikan aktivitas sederhana dan mendayagunakan digitalisasi. Serta menciptakan pemimpin-pemimpin pariwisata (tourism leaders).

"Melalui lima poin tersebut diharapkan para peserta dapat membangun jiwa kepemimpinan mereka sebagai Wonderful Tourism Leaders. Sehingga siap dalam menghadapi kompetisi global ASEAN serta mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia serta dunia," ujar Anang Santono.

Anang menjelaskan International Tourism Jamboree dilaksanakan untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan jejaring antarinstitusi perguruan tinggi pariwisata Indonesia dan ASEAN. Sebagai wadah pemersatu serta ajang promosi pariwisata Indonesia.

"Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan generasi pariwisata muda yang tidak hanya memiliki kesadaran akan pentingnya pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Namun juga dapat mempengaruhi lingkungan untuk mempraktikkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan," ujar Anang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi terselenggaranya International Tourism Jamboree yang untuk pertama kalinya digelar ini. Menurutnya penerapan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan sudah harus menjadi pegangan dan dasar bagi para stakeholders pariwisata. Terlebih Indonesia merupakan negara dengan nature and culture resources yang masuk dalam "Top 20 in the World".

"Karena itu dibutuhkan SDM-SDM pariwisata dengan karakter pemimpin yang dapat menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. STP NHI sebagai salah satu stakeholder pariwisata telah membantu mewujudkannya melalui ITJ 2017," ujar Menpar Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata ujar Arief Yahya, selalu berkomitmen dalam mendukung pihak-pihak dalam penerapan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. Beberapa waktu lalu Kemenpar menggelar "Wonderful Indonesia Tourism Awards 2017" yang di dalamnya memberikan apresiasi terhadap pihak-pihak yang telah melakukan tindakan nyata. Salah satunya penghargaan Indonesia Sustainable Awards.

Menteri Pariwisata sendiri telah menerbitkan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan untuk Indonesia, sebagai komitmen dan keseriusan pelaksanaan Sustainable Tourism Destination (STD) di Indonesia.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X