Jumat, 13 Desember 2019

Kemenpar Sambut Permintaan Presiden Jokowi agar Perguruan Tinggi Buka Fakultas Media Sosial

- 13 September 2017, 02:11 WIB
PRESIDEN RI Joko Widodo menyampaikan orasi ilmiahnya, pada puncak perayaan Dies Natalis ke-60 Unpad, di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Senin, 11 September 2017. Jokowi berharap pihak universitas menjadi garda terdepan dalam perang informasi, khususnya memerangi informasi hoax.*

BANDUNG, (PR).-  Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Puncak Peringatan Dies Natalis ke-60 Universitas Padjadjaran (Unpad), di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Kota Bandung, Senin mengusulkan agar kampus membuka jurusan media sosial.

"Antisipasi yang disiapkan, kita harus berubah! Program studi jangan hanya itu-itu saja, misal Fakultas Ekonomi jangan hanya Management dan Akuntansi, harus dibuat Jurusan atau Program Studi Logistics Management, Retail Management, Online Store. Juga Fakultas sosial politik di perguruan tinggi semestinya juga memasukkan jurusan yang mempelajari media sosial," kata Presiden Jokowi.

Akun media sosial Jokowi di Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube-nya aktif untuk membuka komunikasi langsung di dunia maya dengan publik. Jokowi juga berkesempatan menyampaikan orasi,  yang dalam paparannya Presiden menegaskan perubahan dunia sangat cepat, salah satunya internet dan media sosial.

Misal, baru muncul mobile internet, sudah ada artificial intelligence. Elon Musk yang akan membuat Hyperloop, SpaceX, dan Mobil listrik. Sistem pembayaran: PayPal, AliPay. Pesen makanan dengan Go Food menjadi lebih mudah dan cepat.

Perubahan ini akan mengubah landscape politik global, yang juga akan mengubah landscape politik nasional, yang juga akan mengubah landscape politik daerah. Pada akhirnya, landscape ekonomi pun berubah. Perguruan tinggi punya peran penting dalam menghadapi tantangan ke depan.

"Menurut saya, siapa yang bisa mengantisipasi dan menyiapkan menghadapi perubahan itu, yang pertama yang paling siap adalah perguruan tinggi, sehingga setiap masuk universitas selalu saya sampaikan," ujar Presiden Jokowi.

Kepala Negara menuturkan cepatnya perkembangan Internet dan kecerdasan artifisial, serta perniagaan daring yang memicu penutupan pusat-pusat belanja dan memunculkan pengangguran. "Kalau tak diantisipasi bisa berbahaya bagi kehidupan bangsa dan negara, terutama dalam berkompetisi," ulas Presiden Jokowi.

Jokowi juga ingin universitas seperti Unpad mampu mengantisipasi perubahan-perubahan yang dia sebut sangat cepat itu dengan membuat penyesuaian dan terobosan. 

Terlebih Generasi Millennials 10 tahun lagi akan menguasai dan mempengaruhi pasar. Generasi Millennials memiliki karakter mandiri, kerja bersama, inovatif, sering online. 


Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Komentar

Terkini

X