Kamis, 2 April 2020

Terbang Perdana, Garuda Indonesia Mendarat Mulus di Banyuwangi

- 9 September 2017, 03:19 WIB

Menpar Arief Yahya menambahkan, untuk pengembangan sejumlah infrastruktur tersebut, akan dialokasikan dana sekitar Rp300 miliar. "Targetnya semua Agustus 2018 selesai, karena sebagian pesawat yang digunakan menteri keuangan dari seluruh dunia akan mendarat di Banyuwangi untuk pertemuan IMF dan Bank Dunia di Bali," ungkap Menpar Arief Yahya. 

Bagi Bandara Blimbingsari, lanjut Menpar Arief Yahya, ini kesempatan untuk mengembangkan peluang adanya penerbangan internasional nantinya. Kemenhub juga akan mempercepat sinergi dengan BUMN pengelola bandara PT Angkasa Pura II yang akan mengoperasikan Bandara Banyuwangi. Artinya, ada prospek jadi international airport. Dan memang Bandara Blimbingsari ini harus bisa jadi internasional. 

"Unsur 3A di Banyuwangi, atraksi, amenitas dan aksesibilitas di Banyuwangi semakin kuat. Ini akan menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi wisata kelas dunia. Apalagi Bupatinya sangat commited dengan pariwisata. Maka kami akan terus mendorong Banyuwangi menjadi tujuan utama wisata dunia dengan menjadikan bandara Blimbingsari menjadi international," kata Menpar Arief Yahya. 

Jadwal penerbangan

Sementara, Dirut Garuda Pahala N. Mansury nengatakan, pembukaan rute Jakarta-Banyuwangi ini sebagai langkah memperluas jaringan penerbangannya di domestik, dan juga sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke wilayah timur pulau Jawa. 

“Ini merupakan upaya Garuda Indonesia untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat, serta melengkapi penerbangan yang telah kami layani ke Banyuwangi melalui Surabaya,” kata Dirut Garuda Pahala N. Mansury. 

Menurut Pahala, penerbangan Jakarta-Banyuwangi tersebut dilayani lima kali seminggu yaitu Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu menggunakan pesawat jenis Bombardier CRJ 1000 NextGen yang berkapasitas 96 tempat duduk (all economy class).

loading...

Garuda Indonesia melayani penerbangan langsung dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 14.10 WIB dan mendarat di Bandara Blimbingsari pada pukul 15.55 WIB. Dari Banyuwangi pesawat akan kembali terbang pukul 17.10 WIB dan tiba di Jakarta pada 18.50 WIB.

Rute penerbangan ini tentu saja akan meningkatkan konektivitas Banyuwangi serta wilayah di sekitarnya dengan kota-kota lain di domestik dan internasional, serta sekaligus meningkatkan kontribusi Garuda terhadap peningkatan wisata dan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi dan sekitarnya sebagai pusat ekonomi baru.

"Pertumbuhan Banyuwangi sebagai destinasi baru sangat menggembirakan dimana pada tahun 2016 lalu, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Banyuwangi mencapai 60.000 orang dan wisatawan nusantara mencapai dua 2 juta orang. Peningkatan jumlah wisatawan tersebut tentu saja perlu didukung penerbangan langsung dari Jakarta,” jelas Pahala.

Selain itu, kata dia, Garuda ingin menyampaikan apresiasi kepada Kemenhub dan Kemenpar yang telah memfasilitasi dan mendukung terlaksananya penerbangan ini, sejalan dengan program pengembangan bandara-bandara kecil.***

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X