Kemenpar dan Garuda Food Kokoh Tebarkan Wonderful Indonesia

- 9 Agustus 2017, 02:00 WIB
WONDERFUL Indonesia.*

JAKARTA, (PR).- Kabar industri yang berbondong-bondong Co Branding bersama Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia, semakin deras. Brand-brand besar pun bakal bergabung dalam “Wonderful Indonesia Co-Branding Forum” 10 Agustus 2017 nanti, yang akan di luncurkan Menpar Arief Yahya di Jakarta.

Kali ini, yang memastikan bergabung bersama 19 korporasi lain adalah Garuda Food. Perusahaan food yang tempat produksinya di Pati, Jawa Tengah itu termasuk yang sudah lama menggunakan cara modern dalam membangun merk mereka.

"Kami gembira kembali bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan produk, yang asli Indonesia, sekaligus mempopulerkan pariwisata dengan branding Wonderful Indonesia/Pesona Indonesia yang semakin mendunia itu,” kata Hardianto Atmadja, CEO Garuda Food.

MOU rencananya akan dilaksanakan secara bersama-sama pada Kamis, 10 Agustus 2017 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Lt 1, Jalan Merdeka Barat No 17 Jakarta Pusat.

Hardianto Atmadja yang meraih penghargaan sebagai CEO Idaman kategori consumer goods dalam ajang Indonesia Most Admised CEO (IMAC) 2016 ini menyampaikan bahwa tahun lalu pihaknya juga telah melakukan kolaborasi bersama Kemenpar.

"Tahun lalu promosi produk Garuda Food dengan brandingWonderful Indonesia untuk pasar mancanegara dan Pesona Indonesia untuk pasar Nusantara. Kemasan baru dan branding ini juga akan tampil dalam iklan-iklan produknya. Baik di TVC atau video klip," ujarnya.

Untuk tahun ini, Wonderful Indonesia bersama pihaknya akan bersama menggarap pasar India. "Kita telah berekspansi ke India tahun 2012 yang lalu, produk andalan kami kacang atom dan wafer stik. Dan Brand Chocolate (wafer stick) dibawa ke India dengan merek Gone Mad booming, merajai pasar, sangat disukai masyarakat," ungkapnya. Di India, imbuh Hardianto, perusahaan Garuda Polyflex Food yang bertugas memasarkan produk Chocolatos dengan merek ‘Gone Mad’.

Kedekatan budaya

Ini merupakan joint venture GarudaFood dengan Polyflex Pvt. Dalam prosesnya, perusahaan menerapkan continues improvement, brand reputation, distribution network serta cultural fit untuk dapat sukses sebagai Global Chaser – merek Indonesia yang perkasa di pentas dunia. Saat ini, GarudaFood Group juga menyasar pasar di beberapa negara seperti China, Vietnam, Singapura, Australia, dan sejumlah negara di Eropa, Amerika dan ASEAN.

Bagi Kemenpar, dipilihnya India memang bukan tanpa alasan. "India dipilih karena merupakan pasar yang potensial. Selama tahun 2016 saja sudah hampir 300 ribu inbound dari India. Artinya hampir tiap hari 900 orang yang terbang ke tanah air. Padahal saat itu tidak ada direct flight dari India langsung ke Indonesia." kata Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti yang didampingi Plt Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Hariyanto.

Halaman:

Editor: Administrator


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X