YouTube Larang Hoaks Tentang Vaksin Covid-19, Video Berisi Informasi Palsu akan Dihapus

- 15 Oktober 2020, 06:34 WIB
YouTube akan hapus informasi hoaks tentang vaksin Covid-19. /Pixabay/StockSnap

PIKIRAN RAKYAT - Layanan video, YouTube mengatakan akan menghapus video  yang mempromosikan informasi hoaks tentang vaksin Covid-19.

Layanan video milik Google itu memperluas aturan terhadap kebohongan dan teori konspirasi yang menyebutkan vaksin Covid-19 digunakan untuk menanam microchip pada tubuh manusia.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari Reuters, YouTube mulai sekarang akan melarang konten apa pun dengan klaim tentang vaksin Covid-19, yang bertentangan dengan konsensus dari otoritas kesehatan setempat atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga: Identik dengan Pernikahan Tradisional, Inilah 5 Fakta Lainnya dari Bunga Melati

Dalam blognya, YouTube menyatakan mulai menghapus klaim vaksin yang akan membunuh orang atau menyebabkan kemandulan, atau microchip akan ditanamkan pada orang yang menerima vaksin.

Seorang juru bicara YouTube mengatakan, bahwa diskusi umum dalam video tentang 'kekhawatiran luas' atas vaksin akan tetap ada di platform.

Teori konspirasi dan informasi hoaks tentang vaksin virus corona telah berkembang biak di media sosial selama pandemi, termasuk melalui tokoh anti-vaksin di YouTube dan melalui video viral yang dibagikan di berbagai platform.

Baca Juga: Tips Membuat Lidah Mertua Tumbuh Subur, Perhatikan 3 Poin Berikut

Meskipun pembuat obat dan peneliti sedang mengerjakan berbagai perawatan, vaksin berada di jantung perjuangan jangka panjang untuk menghentikan virus korona baru, yang telah menewaskan lebih dari satu juta orang, menginfeksi lebih dari 38 juta dan melumpuhkan ekonomi global.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X