Trump Belum Siap Teken Perjanjian TikTok-Oracle, Pemerintah AS Ingin Kepemilikan Saham Mayoritas

- 17 September 2020, 15:12 WIB
Trump belum siap teken perjanjian TikTok-Oracle / Pixabay/iXimus

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan dirinya belum siap menandatangani kesepakatan antara TikTok dan Oracle.

“Saya tidak siap untuk menandatangani apapun. Saya harus melihat kesepakatannya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu, 16 September 2020 malam waktu setempat, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari AP News.

Menurut laporan Wall Street Journal, pejabat di administrasi Trump mendorong pembeli TikTok untuk memiliki saham mayoritas bukan minoritas.

Baca Juga: Terinspirasi Kisah Pribadi, Daniakil Rilis 'Putus'

Beberapa orang di AS menyuarakan keprihatinan tentang kesepakatan itu, mereka khawatir ByteDance yang berbasis di Tiongkok akan mempertahankan akses ke informasi terhadap 100 juta pengguna TikTok di Amerika Serikat.

"Itu (kesepakatan TikTok-Oracle, red) harus 100 persen sejauh menyangkut keamanan nasional," kata Trump.

Sang presiden sebelumnya mengatakan akan melarang TikTok jika tidak dijual ke perusahaan Amerika.

Baca Juga: Hore! BLT Subsidi Gaji Tahap 3 Sudah Cair ke Bank BCA, Mandiri, dan BNI, Segera Cek Rekening Anda

Dalam perintah eksekutif presiden bertanggal 6 Agustus 2020, Trump mengatakan TikTok berpotensi menjadi sumber kampanye disinformasi dan mengizinkan Partai Komunis Tiongkok mengakses informasi pribadi serta kepemilikan orang Amerika.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: AP News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X