Bantah Isu Beredar, TikTok Tegaskan Takkan Jatuh ke Tangan Microsoft atau Oracle di Amerika Serikat

- 15 September 2020, 16:21 WIB
ByteDance dilaporkan tak akan jual operasi TikTok di AS kepada Microsoft atau Oracle. /Pixabay/Nikuga

PIKIRAN RAKYAT - Belakang beredar kabar bahwa Oracle berhasil mencapai kesepakatan dengan ByteDance untuk memperoleh operasi TikTok di Amerika Serikat.

Namun, menurut laporan baru dari CGTN, stasiun TV yang dimiliki Tiongkok menyebutkan bahwa perusahaan induk ByteDance tidak akan menjual bisnis TikTok kepada Oracle atau Microsoft.

ByteDance juga dilaporkan tidak akan memberikan kode sumber atau source code kepada perusahaan AS mana pun.

Baca Juga: Viral Ospek Online Unesa hingga Trending 'Ikat Pinggang', Perlakuan Keras Kakak Tingkat Tuai Kecaman

Sebelumnya dilaporkan bahwa Oracle mendapatkan kesepakatan dengan ByteDance termasuk menjadi mitra teknologi dan pemangku kepentingan di entitas masing-masing.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari GSM Arena, CGTN mengungkapkan Tiongkok telah mengeluarkan katalog teknologi yang direvisi yang tunduk pada larangan atau pembatasan ekspor.

Beberapa spesialis berpendapat ini dilakukan untuk mencegah TikTok dimiliki oleh perusahaan AS tanpa mendapatkan lisensi dari pemerintah Tiongkok.

Baca Juga: Setelah TikTok Dilarang di India, YouTube Bakal Luncurkan Fitur Video Pendek yang Miliki Kemiripan

Stasiun TV milik negara itu mengingatkan bahwa ByteDance menawarkan sejumlah teknologi mutakhir dalam kecerdasan buatan (AI) dan bidang lain serta beberapa di antaranya mirip dengan artikel dalam dokumen pemerintah yang direvisi.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: GSMArena


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Kabar Banten

Jual Beli Proyek Bisa Dipidana

30 Oktober 2020, 01:23 WIB
X