TikTok Kedapatan Kumpulkan Data Pengguna Android, Tindakan yang Dilarang Google

- 13 Agustus 2020, 11:18 WIB
TikTok diam-diam kumpulkan data pengguna Android. /AFP/Olivier Douliery

PIKIRAN RAKYAT - TikTok saat ini memang dalam ancaman larangan oleh Pemerintah Amerika Serikat, tetapi laporan baru aplikasi milik ByteDance itu mengumpulkan data pengguna Android.

Menurut laporan Wall Street Journal, TikTok melacak detail jenis informasi data pengguna secara diam-diam tanpa disetujui Google, seperti dikutip Pikiran-rakyat.com dari Marketwatch.

TikTok menggunakan kelemahan keamanan yang diketahui untuk mengatasi perlindungan Android yang menghentikan aplikasi melacak pengguna melalui alamat kontrol akses MAC (media access control) di perangkat pengguna.

Baca Juga: Ungkap Kondisinya saat Dampingi Jerinx SID Sebelum Ditahan, Nora Alexandra: Saya Mau Dia Kuat

Berdasarkan analisis mereka, aplikasi TikTok versi tahun 2018 hingga 2020 sempat mengakses alamat MAC di perangkat pengguna selama 15 bulan sebelum berakhir pada akhir November 2019.

Menurut para ahli keamanan ponsel, data itu disembunyikan melalui lapisan enkripsi tambahan yang tidak biasa, dan telah melanggar kebijakan Google yang membatasi cara aplikasi melacak orang dan tidak diungkapkan kepada pengguna TikTok.

Temuan ini muncul di saat perusahaan induk TikTok yang berbasis di Beijing, ByteDance berada di bawah tekanan dari Gedung Putih atas kekhawatiran bahwa data yang dikumpulkan oleh aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membantu pemerintah Tiongkok melacak pegawai atau kontraktor pemerintah AS.

Baca Juga: Menkes Jerman Sebut Vaksin Covid-19 Rusia Berbahaya dan Belum Teruji

TikTok mengatakan tidak membagikan data dengan pemerintah Tiongkok dan tidak akan melakukannya jika diminta.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Market Watch


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X