Akuisisi Microsoft-TikTok Kemungkinan Tidak Berakhir Kesepakatan, ByteDance Tuntut Trump

- 11 Agustus 2020, 07:37 WIB
TikTok. /AFP/Oliver Douliery.

PIKIRAN RAKYAT - Pemilik TikTok, ByteDance kini sedang bersiap menempuh jalur hukum kepada Presiden AS, Donald Trump karena telah mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang aplikasi asal Tiongkok, kecuali dibeli perusahaan AS.

Sementara itu, pembicaraan akuisisi antara Microsoft-Tiktok maupun Twitter kemungkinan tidak akan berakhir dengan kesepakatan, menurut salah satu orang yang telah diberi pengarahan tentang diskusi tersebut, tetapi menolak disebutkan namanya, sebagaimana dikutip Pikiran-rakyat.com dari laporan SCMP.

Sumber tersebut mengatakan kemungkinan Microsoft membeli TikTok tidak lebih dari 20 persen' karena harga awal yang ditawarkan raksasa komputer AS itu mirip dengan aksi 'merampok pemilik ketika rumahnya terbakar'.

Baca Juga: Lesty Kejora dan Rizky Billar Semakin Dekat, Ivan Gunawan Siap Buatkan Baju Pernikahan

Twitter justru hanya sedikit berpeluang membeli TikTok karena tidak punya cukup uang.

ByteDance menolak berkomentar ketika didekati tentang pembicaraan dengan Microsoft dan Twitter.

Total kapitalisasi pasar Twitter sekitar 30 miliar dolar AS atau sekitar Rp439 triliun sedangkan valuasi TikTok sebelum Trump mengumumkan larangan tersebut sekitar 50 miliar dolar AS atau Rp731 triliun.

Baca Juga: Tertular Klaster Gedung Sate, Dua ASN KBB Positif Covid-19, Seluruh Pegawai di Dinas Jalani Tes Swab

Sebelumnya pada pekan lalu dilaporkan bahwa Microsoft mencoba membeli operasi TikTok di AS, Kanada, dan Australia dengan harga antara 10 sampai 30 miliar dolar AS atau Rp146 sampai 439 triliun.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X