TikTok Terancam Dilarang di AS, Bos Facebook Ungkap Kekhawatirannya

- 7 Agustus 2020, 16:19 WIB
Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.* /AFP/Andrew Caballero-Reynolds

PIKIRAN RAKYAT - Bos Facebook, Mark Zuckerberg dikabarkan telah menyuarakan kekhawatirannya atas kemungkinan pelanggaran oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) pada TikTok.

Zuckerberg mengatakan bahwa langkah pelarangan itu akan membuat preseden buruk untuk dalam jangka waktu yang panjang.

"Saya hanya berpikir itu, preseden jangka panjang yang sangat buruk, dan itu perlu ditangani dengan hati-hati dan apa pun solusinya," kata Zuckerberg, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Digital Trends.

Baca Juga: Soal Bantuan Pegawai Swasta Bergaji di Bawah Rp5 Juta, Erick Thohir: Jangan Jadi Kontroversi

“Saya benar-benar khawatir, ini bisa memiliki konsekuensi jangka panjang negara lain di seluruh dunia,” tambahnya

Presiden AS, Donald Trump sebelumnya telah memberi tenggat waktu pada 15 September 2020 untuk kesepakatan pembelian TikTok oleh Microsoft.

Trump menganggap TikTok berisiko terhadap keamanan negaranya dengan menuduh aplikasi milik ByteDance itu bisa berbagi data dengan pemerintah Tiongkok.

Baca Juga: 5 Pegawai RSUD Cibabat Turut Dinyatakan Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan Sementara Ditutup

Baru-baru ini Senat AS dengan suara bulat menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk melarang TikTok pada perangkat yang dikeluarkan pemerintah.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Digital Trends


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Kabar Banten

Jual Beli Proyek Bisa Dipidana

30 Oktober 2020, 01:23 WIB
X