Cara FBI Lacak Hacker Peretas Akun Twitter Obama dkk, Pelaku Lupa Tutup Alamat IP

- 3 Agustus 2020, 18:10 WIB
 Ilustrasi hacker.*
Ilustrasi hacker.* /Pixabay/FotoArt-Treu

PIKIRAN RAKYAT - Badan Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) berhasil melacak tiga pelaku hacker yang meretas akun Twitter tokoh-tokoh terkenal dunia, seperti mantan Presiden Barack Obama hingga CEO Tesla, Elon Musk.

Pelaku diketahui berusia muda dan bahkan masih remaja.

Ketiga hacker bernama Graham Ivan Clark (17), Nima Fazeli (22) dan Mason Sheppard (19) berhasil ditangkap FBI setelah bekerja sama dengan Twitter dan lembaga penegak hukum lainnya.

Baca Juga: Menganggur Sejak November Lalu, Mauricio Pochettino Buka Peluang Kembali ke Eropa

Ketiga pelaku diketahui membobol akun Twitter tokoh-tokoh terkenal dan membuat cuitan palsu dengan menjanjikan hadiah uang berupa Bitcoin.

Pihak berwenang mengatakan bahwa para hacker menjaring lebih dari 100.000 dolar AS setara Rp1,4 miliar dalam bentuk Bitcoin melalui skema ilegal.

Namun, FBI dengan mudah melacak keberadaan ketiga pelaku tersebut dengan memperoleh data alamat IP Bitcoin dengan menganalisis blockchain (buku besar yang mencatat transaksi cryptocurrency).

Baca Juga: LIPI Kembangkan Imunomodulator, Suplemen Herbal Asli Indonesia untuk Pasien Covid-19

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari Daily Mail, FBI kemudian melacak alamat ke Coinbase (pertukaran mata uang digital yang menyimpan Bitcoin).

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Daily Mail

Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x