Tiongkok: Inggris Seharusnya Tak Tunduk pada Paksaan AS untuk Melarang 5G Huawei

- 31 Juli 2020, 13:45 WIB
Duta Besar Tiongkok di Inggris, Liu Xiaoming. /AFP/Niklas Halle'n

PIKIRAN RAKYAT - Tiongkok memperingatkan Inggris untuk tidak membuat hubungan yang semakin buruk antar kedua negara itu yang disebabkan oleh pihak lain.

Duta Besar Tiongkok di Inggris, Liu Xiaoming mengatakan keputusan melarang Huawei dalam pembangunan jaringan 5G di Britania Raya itu sangat meracuni hubungan Inggris-Tiongkok.

Liu mengatakan, Inggris sampai berusaha mengganggu urusan internal pemerintah Tiongkok dengan menentang pemberlakuan undang-undang keamanan nasional baru di Hong Kong.

Baca Juga: Liga Champions Barcelona vs Napoli: Presiden Partenopei Pertanyakan Keputusan Bermain di Catalan

"Tiongkok dan Inggris harus memiliki kebijaksanaan dan kemampuan yang cukup untuk mengelola dan menangani perbedaan-perbedaan ini, daripada membiarkan pasukan anti-Tiongkok dan prajurit perang dingin untuk menculik hubungan Tiongkok-Inggris," katanya kepada wartawan seperti dikutip Pikiran-rakyat.com dari Financial Times.

Liu mendesak Inggris untuk menghindari paksaan Amerika Serikat untuk mengambil sikap bermusuhan dengan Beijing.

Pernyataan Liu muncul ketika Inggris menjauhkan hubungan diplomatiknya yang sudah baik sejak era kepemimpinan David Cameron.

Baca Juga: Sudah Lama Meluncur di Indonesia, Mitsubishi Xpander Baru akan Dijual di Malaysia Tahun 2020

Liu sebelumnya memperingatkan akan ada konsekuensi jika Inggris melarang Huawei dari jaringan telekomunikasi, tetapi pada hari dia kemudian membantah ancaman itu.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: FInancial Times


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X