AS Desak LG untuk Tidak Pakai Huawei di Korea Selatan, Disebut Sebagai Vendor Tak Terpercaya

- 25 Juli 2020, 12:41 WIB
AS desak operator telekomunikasi LG Uplus tidak pakai peralatan Huawei. /AFP/Pau Barrena

PIKIRAN RAKYAT - Salah satu operator seluler Korea Selatan milik LG Corporation yakni LG Uplus kini menjadi korban perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Hal ini karena pemerintah AS meminta perusahaan telekomunikasi Korsel untuk memutuskan hubungan dengan Huawei.

Saat ini, LG Uplus menggunakan sejumlah besar peralatan Huawei untuk jaringan generasi kelima 5G dan setiap perubahan dalam vendor akan menjadi bayaran yang mahal bagi operator terbesar ketiga Korsel itu.

Baca Juga: Perilisan Film A Quite Place Part 2 hingga Top Gun: Maverick Kembali Diundur Jadi 2021

LG Uplus adalah satu-satunya perusahaan telekomunikasi besar di Negeri Ginseng yang menggunakan peralatan Huawei untuk jaringan 5G-nya. AS mendesak LG untuk beralih ke lebih banyak ke 'vendor terpercaya'.

"Kami menganggap ini masalah keamanan yang parah dan kami akan mendesak perusahaan seperti LG Plus untuk bermigrasi dari vendor yang tidak dipercaya ke vendor tepercaya," kata Robert Strayer selalu wakil asisten sekretaris AS untuk komunikasi cyber dan kebijakan informasi pada konferensi video, seperti dikutip Pikiran-rakyat.com dari Korea Times.

Strayer menekankan teknologi generasi berikutnya yang sedang diterapkan dalam pembuatan kecanggihan seperti kendaraan otonom dan telemedicine tidak dapat diganggu oleh negara otoriter.

Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 Lakukan Prosesi Ijab Kabul Pernikahan dengan Jarak 5 Meter dari Petugas KUA

Dia mengklaim pemerintah Tiongkok dapat menggunakan peralatan jaringan Huawei untuk kegiatan spionase.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Korea Times


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X