Dinilai Lalai Lindung Privasi Penggunanya, TikTok Didenda Pemerintah Korea Selatan Rp 2,2 Miliar

- 16 Juli 2020, 13:49 WIB
Dokumen TikTok yang bocor mengungkapkan cara media sosial asal Tiongkok serahkan data ke polisi.
Dokumen TikTok yang bocor mengungkapkan cara media sosial asal Tiongkok serahkan data ke polisi. /AFP/Oliver Douliery

PIKIRAN RAKYAT - Dianggap lalai dalam melidungi privasi data anak-anak yang menggunakan platform TikTok, Pemerintah Korea Selatan berikan denda sebesar Rp 2,2 Miliar terhadap aplikasi tersebut.

Pasalnya, platform sharing video asal Tiongkok ini telah mengumpulkan sekitar 6007 komponen data anak di Korea Selatan sejak 31 Mei 2017 hingga 6 Desember 2019. 

Denda yang mencapai Rp 2,2 Miliar itu setara dengan tiga persen dari pemasukan tahunan mereka di Korea Selatan

Baca Juga: Janur Kuning Hampir Melengkung, Clara Gopa Pajang Foto Atta Halilintar: Cinta Tak Harus Memiliki

Menanggapi prihal ini, TikTok mengakui hanya meng-outsource penyimpanan datanya ke perusahaan pihak ketiga saat dibutuhkan, dan mereka sangat menyesal tak memberi tahu penggunanya mengenai hal ini.

Dalam kasus ini, pihak TikTok menerima kesalahannya dan menyatakan akan memperbaiki cara mereka menangani data pengguna.

Baca Juga: Bek Persib Nick Kuipers Ceritakan Suka Duka Bermain Tandang di Indonesia

Sebagaimana diberitakan oleh Mantrasukabumi.com sebelumnya dalam artikel "Korea Selatan Denda Tik Tok, Usai Dinilai Lalai dalam Lindungi Data Privasi Anak-anak", saat ini TikTok diketahui menggunakan empat perusahaan cloud.

Empat perusahaan cloud yaitu Alibaba Cloud, Fastly, Edgecast, dan Firebase, yang servernya berlokasi di Amerika Serikat dan Singapura.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Mantra Sukabumi

Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x