Main Game 22 Jam Sehari, Tangan Remaja Jadi Lumpuh

- 13 Juli 2020, 21:15 WIB
ILUSTRASI gamers.*
ILUSTRASI gamers.* /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memang mendukung orang-orang bermain game dengan kampanye #PlayApartTogether agar orang tinggal di rumah dan menghindari penyebaran virus corona.

Namun, jika bermain berlebihan dapat berakibat fatal. Baru-baru ini dilaporkan seorang remaja berusia 15 tahun ini dilarikan ke rumah sakit setelah setelah tiba-tiba pingsan di rumahnya.

Remaja bernama Xiaobin asal Tiongkok itu tak dapat menggerakkan tangan kirinya akibat terlalu lama bermain game.

Baca Juga: Temukan 7 Kasus Covid-19 dari Tes Masif di Terminal Baranangsiang, Bima Arya: Ancaman Masih Nyata

Sejak Tiongkok menerapkan lockdown karena Covid-19, remaja itu tinggal di kamarnya dan bermain game selama 22 jam setiap hari selama satu bulan.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari World of Buzz, stasiun TV lokal, Nanning Television melaporkan Xiaobin tinggal di rumah karena banyak sekolah ditutup akibat pandemi yang melanda Tiongkok.

Orang tuanya juga tidak mengetahui kegiatan remaja tersebut yang mengunci diri dari dalam kamar.

Baca Juga: Segera Tayang di TV, Kisah Melow Romantic Bae Suzy dan Kim Woo Bin di Drama Uncontrolably Fond

Xiaobin mengatakan kepada orang tuanya bahwa dirinya sedang mengikuti kelas online.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: World of Buzz

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network