Dokumen Bocor Ungkap Cara TikTok Serahkan Data Pengguna ke Polisi

- 10 Juli 2020, 18:09 WIB
Dokumen TikTok yang bocor mengungkapkan cara media sosial asal Tiongkok serahkan data ke polisi. /AFP/Oliver Douliery

PIKIRAN RAKYAT - TikTok kerap dituduh terus mengumpulkan informasi penggunanya. Sebuah dokumen yang dilaporkan bocor, mengungkapkan cara TikTok menyerahkan data ke penegak hukum atau polisi.

Dokumen-dokumen tersebut pertama kali muncul sebagai bagian dari BlueLeaks, sebuah kumpulan data dari ratusan ribu file polisi sensitif dari seluruh dunia yang diperoleh oleh peretas anonim dan diterbitkan oleh kelompok transparansi DDoSecrets.

Salinan laporan TikTok yang bocor itu mengungkapkan informasi tentang data pengguna tertentu yang dikirim ke departemen kepolisian.

Baca Juga: Terkait Klaster Secapa AD, KSAD Andika Perkasa Dijadwalkan Lakukan Pemantauan Besok

Praktik TikTok dalam memberikan data pengguna kepada polisi bukanlah hal baru. Semua platform media sosial diwajibkan oleh hukum untuk mematuhi perintah pengadilan atau panggilan pengadilan yang menuntut informasi tentang pengguna yang diduga melakukan kegiatan kriminal.

loading...

Tetapi, file yang bocor mengungkapkan berapa banyak data yang dapat dikumpulkan TikTok, termasuk dari pengguna yang tidak pernah membuat akun dan bagaimana data itu dibagikan kepada penegak hukum.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari Bussines Insider, satu dokumen bocor yang dikirim dari TikTok ke polisi mencakup rincian tentang pegangan pengguna, nomor telepon, model smartphone, tanggal pendaftaran, dan daftar alamat IP saat login ke TikTok.

Baca Juga: Editor Metro TV Ditemukan Tewas di Pinggir Tol JORR Ulujami, Pertama Kali Dilihat Anak-anak

Dokumen itu juga mencakup rincian tentang akun media sosial lainnya dari pengguna yang ditautkan dengan TikTok.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Business Insider


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X