Usai Kucing Oren, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Kini Mencuri Perhatian di Unggahan Jokowi tentang Batik

- 19 November 2022, 13:02 WIB
Unggahan Jokowi tentang batik yang terdapat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di dalamnya.
Unggahan Jokowi tentang batik yang terdapat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di dalamnya. /Instagram @jokowi

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun Twitter maupun Instagram pribadinya, @jokowi, mengunggah sebuah poster yang menjelaskan tentang batik.

Selalu ada hal yang unik dalam setiap poster yang diunggah oleh Presiden Jokowi. Salah satunya adalah kucing oren yang telah menjadi ikon atau maskot yang tidak pernah tertinggal.

Namun, dalam poster tentang batik yang diunggah Jokowi pada Sabtu, 19 November 2022, ada satu gambar baru yang mencuri perhatian warganet.

Gambar itu adalah gambar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Baca Juga: Humas Polda Jabar akan Segera Tindak Lanjuti Perundung di SMP Plus Baiturrahman Kota Bandung

Dalam poster tersebut, dia tampak membawa kamera dengan posisi jongkok dan memakai topi yang dibalik di bagian pojok kanan bawah poster.

Pria yang akrab disapa Pak Bas itu terlihat mengarahkan lensa kameranya kepada seorang wanita yang memakai pakaian bermotif batik dan beberapa perajin batik di belakangnya.

Hal itu membuat Menteri PUPR tersebut kembali menjadi perbincangan warganet media sosial, terutama di kolom komentar unggahan Jokowi.

Bahkan, akun Instagram Kementerian PUPR @kemenpupr ikut meresponsnya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Jelaskan Kapan Tol Cisumdawu Beroperasi Penuh

"Terima kasih, Pak," katanya dalam kolom komentar.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga sempat ramai dibicarakan oleh warganet Indonesia.

Pasalnya, ia telah mencuri perhatian warganet karena menjadi fotografer dadakan di KTT G20.

Tepatnya saat Presiden Jokowi bersama para pemimpin negara G20 di antaranya Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Perdana Menteri India Narendra Modi, serta Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Baca Juga: Jalan Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi pada Libur Nataru, Berikut Penjelasan Kementerian PUPR

Kemudian, ada juga Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Saat itu, mereka hadir di hutan Tahura, Nusa Dua, Bali, untuk menanam bakau.

Selain mengunggah poster bertuliskan "Batik adalah sumbangsih Indonesia kepada kebudayaan dunia", Presiden Jokowi juga menambahkan penjelasan pada caption.

"Batik Indonesia adalah warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang telah diakui oleh UNESCO," katanya.

Jokowi juga menjelaskan bahwa batik yang memiliki beragam corak dan warna digunakan oleh masyarakat dalam berbagai suasana seperti perhelatan resmi, panggung fesyen, hingga keseharian.

"Para pemimpin negara G20 mengenakan batik saat menghadiri gala dinner KTT G20 di Bali. Batik-batik aneka corak dan warna itu jadi cinderamata Indonesia untuk tamu-tamu penting kita," tutur Jokowi dalam akun media sosialnya.

Menurutnya, batik yang memiliki warna merah itu dicelup dengan pewarna dari buah mengkudu di Lasem, yang biru diwarnai dengan warna dari tanaman indigo di Pekalongan.

Sedangkan, untuk warna cokelat diwarnai dengan tanaman soga yang dikerjakan di Solo-Yogyakarta.***

Editor: Puput Akad Ningtyas Pratiwi

Sumber: Instagram @jokowi

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x