Facebook Larang Pengguna Menjual Barang Kuno, Mulai Koin Antik hingga Patung Bersejarah

- 29 Juni 2020, 20:30 WIB
FACEBOOK larang pengguna menjual barang-barang kuno bersejarah.* /Pixabay/papazachariasa

PIKIRAN RAKYAT - Raksasa media sosial Facebook melarang pengguna menjual barang-barang artefak kuno di platformnya.

Hal ini dilakukan di tengah kekhawatiran usai barang-barang yang dijarah di Irak dan Suriah diperdagangkan secara bebas.

Mulanya Facebook hanya melarang artefak-artefak hasil curian, tetapi kini diperketat lagi.

Baca Juga: Balas Dendam, Tiongkok Umukan Batasan Visa Bagi Pejabat AS ke Hong Kong 

Aturan baru Facebook ini diumumkan sebagai bagian dari peraturan Komunitas Standar Facebook yang dirilis baru-baru ini.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Daily Mail, pengguna kini diinstruksikan di bawah regulasi barang yang diatur untuk tidak mengunggah konten yang mencoba untuk membeli, menjual, memperdagangkan, menyumbangkan, memberikan hadiah atau meminta artefak bersejarah.

Artefak yang dimaksudkan Facebook yang tak boleh dijual seperti koin kuno, gulungan manuskrip, patung, mosaik hingga mumi.

Baca Juga: Balas Dendam, Tiongkok Umukan Batasan Visa Bagi Pejabat AS ke Hong Kong 

"Artefak bersejarah memiliki nilai pribadi dan budaya yang signifikan bagi komunitas di seluruh dunia, tetapi penjualannya sering kali menghasilkan perilaku berbahaya," kata Greg Mandel selaku manajer kebijakan publik Facebook.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Daily Mail


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X