Karyawan Facebook Mogok Kerja, Protes Kebijakan Mark Zuckerberg Terhadap Unggahan Donald Trump

- 2 Juni 2020, 06:52 WIB
CEO Facebook Mark Zuckerberg /AFP/Jim Watson

PIKIRAN RAKYAT - Ratusan karyawan Facebook melakukan pemogokan kerja virtual untuk mengkritik sikap perusahannya sendiri dan memprotes keputusan terhadap postingan Presiden AS Donald Trump.

Kejadian ini terjadi pada Senin, 1 Juni 2020 waktu setempat, banyak karyawan mengatakan menolak bekerja sebagai dukungan terkait pembunuhan pria berkulit hitam George Floyd di Minneapolis, demikian dilaporkan The New York Times, seperti dikutip Pikiran-rakyat.com.

Sejumlah karyawan menggunakan Twitter selama untuk mengkritik kepemimpinan Facebook. Kejadian yang teorganisir ini belum pernah terjadi sebelumnya di raksasa media sosial itu.

Baca Juga: Ayahnya Terpapar COVID-19 di Gowa, Balita 1,5 Tahun Jadi Kasus Positif Corona ke-35 di Jember

"Sebagai sekutu kita harus berdiri di jalan bahaya, bukan di belakang," tulis seorang karyawan Facebook di Twitter.

loading...

"Aku akan berpartisipasi dalam pemogokan virtual hari ini dalam solidaritas dengan komunitas kulit hitam di dalam dan di luar FB. #BlackLivesMatter," tambahnya.

Perwakilan Facebook tidak menanggapi komentar terkait pemogokan karyawannya ini.

Baca Juga: POPULER HARI INI: Kata NASA Soal Flare Matahari, Geng Motor Kocar-kacir hingga Lagu Baru Kekeyi

Selama seminggu terakhir, Presiden Donald Trump membuat postingan di media sosial terkait kebrutalan polisi di AS.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: The New York Times


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X