Silaturahmi Virtual Dongkrak Trafik Layanan Data Lebaran 2020

- 28 Mei 2020, 14:01 WIB
ILUSTRASI - Cucu KH Muhyiddin (Mama Pagelaran) sekaligus Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti silaturahmi via video conference dengan Keluarga Besar Bani Muhyiddin Pagelaran, dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa 26 Mei 2020. /Dok. HUMAS PEMPROV JABAR
PIKIRAN RAKYAT - Aktivitas silaturahmi virtual pada periode Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) 2020 mendongkrak trafik layanan data. Lonjakan trafik tertinggi terjadi di area resindensial pada hari H Idul Fitri.
 
Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro, mengatakan, pada periode tersebut trafik layanan data Telkomsel tumbuh 22,8% dibandingkan hari normal 2020. Khusus di area residensial, lonjakan trafik layanan data mencapai 31,7%.
 
"Puncak trafik layanan data terjadi pada hari Lebaran, 24 Mei 2020, dengan tingkat keberhasilan koneksi data sebesar 99,9%," ujarnya, melalui siaran pers yang diterima "PR", Kamis, 28 Mei 2020.
 
 
Total trafik layanan data yang terjadi pada hari Lebaran mencapai 26,7 pentabyte. Tingginya realisasi trafik tersebut terjadi karena adanya kebijakan larangan mudik yang membuat masyarakat mengalihkan silaturahmi menjadi virtual.
 
Hal itu, menurut dia, terlihat dari trafik layanan data di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek) yang melonjak 60,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara Jawa Barat (Jabar) mengalami peningkatan penggunaan layanan data, dengan pertumbuhan tertinggi sekitar 35% dibandingkan hari normal.
 
Khusus daerah di Jabar yang biasanya menjadi destinasi utama mudik dan paling banyak menerima kedatangan pelanggan dari wilayah lainnya, pada periode Rafi ini justru mengalami penurunan kedatangan pelanggan. Penurunan kedatangan pelanggan di Jabar mencapai 77% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
 
Tingginya aktivitas silaturahmi virtual, menurut dia, juga terlihat dari banyaknya pelanggan yang memanfaatkan layanan komunikasi berbasis data yang mengalami kenaikan sebesar 75,4%. Layanan streaming video juga naik 13,8% dan mobile gaming naik 83,7%.
Berbeda dengan data, layanan suara dan SMS justru mengalami penurunan trafik jika dibandingkan dengan hari normal. Layanan suara turun 0,9% menjadi 1,1 miliar menit, sedangkan SMS turun 12,1% menjadi 495 juta SMS.
 
"Penurunan layanan suara dan SMS terjadi karena semakin kuatnya adopsi masyarakat dalam pemanfaatan layanan broadband dan digital," ujar Setyanto.
 
 
Untuk memastikan keandalan jaringan, menurut dia, pada Lebaran tahun ini dengan tantangan pandemi Covid-19, Telkomsel telah memusatkan optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan di sekitar 436 point of interest (POI). Sebagian besar berfokus pada titik area residensial, yang mencapai 309 titik.
 
POI Telkomsel pada periode tersebut juga tersebar di 58 titik rumah sakit rujukan Covid-19. Selain itu, 38 titik area transportasi utama di tiap provinsi, serta 31 titik area transportasi logistik, alat kesehatan, dan kebutuhan pokok.
 
"Lebaran tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena berlangsung di tengah pandemi, sehingga mengubah cara masyarakat dalam merayakannya. Ke depan, bersama masyarakat Indonesia, kami juga siap beradaptasi menjalani gaya hidup baru dan memasuki fase “The New Normal” di berbagai aspek kehidupan ini," tutur Setyanto.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X