Simak Cara Daftar IMEI Ponsel Secara Mandiri, Tanpa Takut Terkena Pemblokiran

- 22 Mei 2020, 16:44 WIB
ILUSTRASI mengakses informasi dari ponsel. //PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Guna menekan penyelundupan perangkat seluler dan mendukung industri yang kondusif di dalam negeri serta melindungi masyarakat dari perangkat ilegal, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI resmi memberlakukan pemblokiran ponsel Black Market. 

Dalam prosesnya, pemblokiran tersebut dilakukan melalui nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang tidak terdaftar di Kementerian Perindustrian sejak 18 April 2020 lalu. 

Meski begitu, pembeli ponsel yang belanja di luar negeri (hand carry) tetap dapat mendaftarkan IMEI ponselnya secara mandiri melalui beberapa syarat dan tahapan tertentu. 

Baca Juga: PIP dan Baznas Salurkan Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro yang Terimbas Covid-19

Kebijakan tersebut berada dalam Permen Keuangan nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut, setiap individu diperbolehkan membeli ponsel maksimal dua unit dari luar negeri.

Nilai kedua unit ponsel tersebut tidak boleh lebih dari 500 dolar AS per individu, baik hand carry dan pengiriman.

Jika melewati batas nilai harga dan jumlah unit tersebut, pengguna yang kelebihan membawa unit ponsel akan disita dan diperbolehkan membawa pulang dua saja.

Baca Juga: Opor Ayam Akan Jadi Sajian Bagi Para Pemudik di Banyumas yang Dikarantina Saat Idulfitri

Kemudian, jika ada kelebihan nilai, maka akan dikenakan biaya PPN 10 persen dan PPH 7,5 persen dari harga.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: PRFM News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Portal Kudus

Resep Es Kolok Mangga Kweni

27 November 2020, 23:41 WIB
X