Tindakan AS Memotong Huawei dari Pemasok Chip Global Picu Tiongkok Lakukan Balas Dendam

- 16 Mei 2020, 07:21 WIB
AS menetapkan aturan baru pada Huawei.* /AFP/ Daniel Leal-Olivas

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Amerika Serikat pada Jumat, 15 Mei 2020 bergerak lagi memblokir pasokan chip global ke peralatan telekomunikasi Huawei, hal ini memicu kekhawatiran pembalasan dari Tiongkok.

Aturan baru yang diresmikan oleh Departemen Perdagangan memperluas otoritas AS untuk meminta lisensi penjualan semikonduktor yang dibuat di luar negeri dengan teknologi AS ke Huawei.

Aturan ini memperluas jangkauan AS untuk menghentikan ekspor ke pembuat smartphone terbesar nomor 2 di dunia itu.

"Tindakan ini mengutamakan AS, perusahaan Amerika diutamakan, dan keamanan nasional Amerika diutamakan," kata seorang pejabat senior Departemen Perdagangan, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters.

Baca Juga: Update Virus Corona di Dunia 16 Mei 2020, Indonesia Berada di Peringkat 34 Dunia

Tiongkok kemudian bereaksi sebagaimana dilaporkan oleh Global Times China, pemerintah Beijing dikatakan siap untuk menempatkan perusahaan-perusahaan AS pada 'daftar entitas yang tidak dapat diandalkan', tindakan ini sebagai bagian dari pembalasan dalam menanggapi batasan baru pada Huawei.

Langkah-langkah tersebut termasuk meluncurkan investigasi dan memaksakan pembatasan pada perusahaan AS seperti Apple, Cisco, Qualcomm, serta menangguhkan pembelian pesawat Boeing.

"Mengikuti perubahan aturan ekspor AS dan bekerja dengan penasihat luar untuk melakukan analisis hukum dan memastikan pemeriksaan komprehensif dan interpretasi dari aturan-aturan ini," kata perusahaan pemasok chip Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC).

Baca Juga: Tarian dan Nyanyian Iringi Pemakaman Kepala Suku Amazon yang Meninggal Karena Virus Corona

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X