Rabu, 27 Mei 2020

Jelang Idul Fitri, LAPAN Sebut Asteroid Besar Dekati Bumi pada 22 Mei 2020

- 15 Mei 2020, 13:07 WIB
POSISI Asteroid 1997 BQ ketika mendekati Bumi pada 22 Mei 2020.* /Pusat Sains Antariksa LAPAN

PIKIRAN RAKYAT - Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebut akan ada asteroid yang akan mendekati Bumi dengan ukuran lebih besar menjelang Idul Fitri 1441 H yakni asteroid 1997 BQ atau 136795.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Center of Near Earth Object Studies (CNEOS) milik NASA, asteroid 1997 BQ akan mendekati Bumi pada hari Kamis, 21 Mei 2020 pukul 21.44 Universal Time atau Jumat, 22 Mei 2020 pukul 04.44 Waktu Indonesia Barat (bertepatan dengan 28 Ramadan 1441 H) pada jarak 6,16 juta kilometer.

Asteroid ini memiliki kecepatan relatif yaitu pada 11,68 kilometer per detik ketika mendekati Bumi.

Baca Juga: Teori Spongebob Squarepants Mendadak Viral, Ungkap Makna Tersembunyi 'Bunga Awan' yang Biasa Muncul

"Ukuran asteroid ini sekitar 650 meter hingga 1,5 kilometer. Asteroid 1997 BQ dikategorikan sebagai asteroid Apollo dan Potentially Hazardous Asteroid (PHA) dengan kelas spektral S," tulis Pusat Sains Antariksa LAPAN sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari situs LAPAN.

Asteroid kelas spektral S (siliceous) merupakan asteroid yang kandungan kimianya didominasi oleh silika berbatu. Asteroid kelas ini berpopulasi 17% dari total asteroid yang ditemukan, kedua terbanyak setelah kelas spektral C (carboneous) yang komposisinya didominasi oleh karbon.

Sementara asteroid kategori Apollo adalah asteroid yang memiliki sumbu setengah panjang lebih besar dibandingkan dengan orbit Bumi.

Baca Juga: Jelang Lebaran Idulfitri, Ribuan Warga Karawang Terdampak Covid-19 Bakal Diguyur Bantuan 

Beberapa asteorid Apollo bisa menjadi ancaman bagi penduduk di Bumi apabila berada pada jarak yang sangat dekat seperti Meteor Chelyabinsk yang memasuki atmosfer Bumi dan meledak di langit kota Chelyabinsk, Rusia pada 15 Februari 2013 silam dengan ukuran 17 meter.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Pusat Sains Antariksa LAPAN


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X