Misteri Siput Laut Dalam, Punya Cangkang 'Besi' bak Baju Zirah yang Mampu Hidup di Gunung Api

- 12 Mei 2020, 07:48 WIB
SIPUT yang memiliki cangkang besi dan hidup dalam kondisi yang sangat panas di lubang vulkanik laut dalam.* /Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) via Daily Mail

PIKIRAN RAKYAT - Ilmuwan kini memecahkan misteri tentang siput yang tinggal di laut-laut dalam dan dapat bertahan hidup dengan suhu yang tinggi karena menggunakan cangkang besi bak baju zirah.

Ilmuwan menyebut siput bersisik-kaki atau Chrysomallon Squamiferum memiliki kondisi hidup yang mustahil karena hidup di lubang vulkanik bawah air.

Dengan kondisi suhu tinggi, tekanan tinggi, tingkat keasaman kuat dan oksigen rendah menjadikan siput tersebut sebagai satu-satunya makhluk hidup yang diketahui mempunyai besi di dalam cangkangnya.

Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Dimakan Banyak Tanpa Khawatir Membuat Gemuk

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Daily Mail, tim peneliti dari Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) kini membuat terobosan dengan memecahkan kode genom siput laut dalam tersebut untuk pertama kalinya.

loading...

Tim mengidentifikasi 25 faktor transkripsi protein yang secara langsung menginterpretasikan genom, berkontribusi pada produksi mineral yang mengeraskan jaringan.

Para peneliti kemudian mengumpulkan 20 siput bersisik di kedalaman 2.900 meter di bawah permukaan laut Samudera Hindia.

Baca Juga: Update Virus Corona di Dunia 12 Mei 2020: Rusia Alami Lonjakan Kasus Sebanyak 11.656 Orang

SIPUT bersisik yang hidup di dekat lubang hidrotermal, yang menampung beragam makhluk hidup termasuk mikroorganisme.*
SIPUT bersisik yang hidup di dekat lubang hidrotermal, yang menampung beragam makhluk hidup termasuk mikroorganisme.*

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Daily Mail


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X