Diduga Data Pengguna Bocor, Zoom Angkat Mantan Penasihat Keamanan Donald Trump Jadi Dewan Direksi

- 10 Mei 2020, 13:41 WIB
PENELITI temukan dua kekurangan di aplikasi video konferensi Zoom /AFP/Olivier Doulievery

PIKIRAN RAKYAT - Sempat diisukan alami kebocoran data dan dianggap sebagai aplikasi berbahaya, Zoom tunjuk mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih, HR McMaster, masuk dalam dewan direksi perusahaan.

Diinformasikan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, Google melarang penggunaan Zoom bagi perusahaan dan pelajar, mereka menyebutkan bahwa Zoom berisiko bisa membocorkan data pribadi penggunanya.

Baca Juga: Pengacara Roy Kiyoshi Beberkan Kliennya Tak Mengetahui Kandungan di Dalam Obat Tidurnya

Zoom termasuk aplikasi dengan tingkat keamanan rendah. Pihak ketiga bisa dengan mudah mengakses kondisi yang direkam melalui kamera dan mikrofon pengguna.

Bukan hanya Google yang mengeluarkan larangan pemakaian Zoom. Sebelumnya, SpaceX sudah mengatakan hal sama. Hal itu dilakukannya demi menjaga data pribadi pengguna dari kemungkinan-kemungkinan buruk.

Baca Juga: DPR Pertanyakan Menkeu Potong Lagi Anggaran Lembaga yang Sudah Kempis

Taiwan bahkan secara resmi melarang keras penggunaan Zoom oleh seluruh warganya terutama perusahaan dan instansi pemerintahan.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Jerman sangat membatasi dan mengawasi penggunaan Zoom.

Baca Juga: Barcelona Mulai Latihan, Bahagianya Marc Ter Stegen Bisa Kembali Hirup Wangi Rumput Lapangan

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X