Senin, 25 Mei 2020

Apple -Google Sebut Pengguna Smartphone Bisa Mengontrol Sistem Pelacakan COVID-19 Sendiri

- 26 April 2020, 13:41 WIB
Ilustrasi sistem pelacakan COVID-19.* /PEXELS

PIKIRAN RAKYAT - Apple dan Google mengatakan pada hari Jumat, 24 April 2020 bahwa sistem pelacakan kontak COVID-19 akan memungkinkan pengguna smartphone untuk mengontrol data mereka sendiri, bahkan sistem tersebut kemungkinan akan ditutup setelah pandemi berakhir.

Kedua raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu terlibat dalam kerja sama yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sistem pelacakan COVID-19 merupakan hasil kerja sama antara Google dan Apple yang memanfaatkan teknologi Bluetooth untuk melacak pergerakan orang dan dengan siapa mereka melakukan kontak dekat.

Baca Juga: AS dan Iran Memanas Soal Kegiatan di Kawasan Teluk Persia 

"Setiap pengguna harus membuat pilihan eksplisit untuk menghidupkan teknologi. Sistem ini juga dapat dimatikan oleh pengguna kapan saja," kata perusahaan berdasarkan sebuah dokumen yang dirilis oleh perusahaan-perusahaan Silicon Valley sebagaimana dikutip Pikiran-rakyat.com dari Tech Xplore.

"Sistem ini tidak mengumpulkan data lokasi dari perangkat Anda, dan tidak membagikan identitas pengguna lain satu sama lain, Google atau Apple. Pengguna mengontrol semua data yang ingin mereka bagikan, dan keputusan untuk membagikannya," tulis dokumen itu.

Pengumuman ini muncul dengan lembaga kesehatan di seluruh dunia yang berebut mengembangkan aplikasi yang menggunakan teknologi nirkabel Bluetooth di smartphone untuk membantu melacak penyebaran penyakit dengan mendeteksi ketika seseorang berada dalam jarak dekat dengan orang yang terinfeksi.

Baca Juga: Kalkulasi Positif Coutinho Pindah ke Chelsea dari Legenda Brasil

Teknologi sistem pelacakan COVID-19 yang dikembangkan Apple dan Google ini diharapkan dapat diluncurkan paling lambat bulan Mei mendatang.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Tech Xplore


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X