Kamis, 28 Mei 2020

Eksibisionis Teror Siswa di Zoom, Singapura Stop Penggunaannya untuk Belajar di Rumah

- 10 April 2020, 08:41 WIB
APLIKASI Zoom kini telah dimasuki oleh banyak peretas.* /AFP/Oliver Doulievery

PIKIRAN RAKYAT - Semua guru di Singapura akan berhenti menggunakan platform konferensi video Zoom sebagai metode pengajaran berbasis rumah mereka.

Hal ini terjadi karena peretas membajak streaming pelajaran dan menunjukkan gambar-gambar cabul kepada sejumlah siswa di salah satu sekolah di Singapura.

Pihak Kementerian Pendidikan kini sedang menyelidi insiden yang terjadi pada 9 April 2020 tersebut.

Baca Juga: Unggah Saat-saat Terakhir Glenn Fredly, Tompi: Terlalu Banyak Hal yang Baik 

Aaron Loh selaku divisi teknologi Kementerian Pendidikan Singapura mengatakan pembelajaran dari rumah akan terus berlanjut, para guru akan terus menggunakan berbagai sumber daya yang tersedia di Ruang Belajar Siswa Singapura, serta pengajaran dan pembelajaran offline.

"Kami telah mengulangi dan menjelaskan kepada semua guru kami langkah-langkah keamanan yang harus mereka patuhi ketika menggunakan platform konferensi video tersebut. Ini termasuk mengharuskan masuk yang aman dan tidak membagikan tautan rapat kepada siswa di luar kelasnya," kata dia.

Aaron Loh juga mengatakan akan bekerja dengan Zoom untuk terus meningkatkan sistem keamanan dan membuat langkah-langkah keamanan jelas dan mudah diikuti.

Baca Juga: Kenakan Hazmat Cukup Lama dan Susah Buang Air Kecil, Tenaga Medis Dibantu Popok Dewasa 

Inisiden kejadian itu terjadi saat peretas masuk Zoom yang berisi siswa dan menunjukkan gambar-gambar alat kelamin laki-laki.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Strait Times


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X