Jumat, 5 Juni 2020

Peneliti Peringatkan Pengguna Android untuk Hapus 56 Aplikasi Berbahaya, Sebabkan Malware

- 6 April 2020, 19:02 WIB
Peneliti peringatkan para pengguna smartphone Android untuk menghapus 56 aplikasi berbahaya di ponsel mereka. /Twitter.com/@Android

PIKIRAN RAKYAT - Para peneliti dari Check Point memperingatkan kepada pengguna Android terkait 56 aplikasi berbahaya. Aplikasi itu dikatakan mengandung malware yang dijuluki 'Tekya'.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Mirror, yang paling mengkhawatirkan terdapat 24 aplikasi yang ternyata ditujukan untuk anak-anak, sementara 32 aplikasi lainnya adalah aplikasi utilitas seperti memasak, penerjemah, kalkulator.

Peneliti mengatakan bahwa aplikasi tersebut berusaha melakukan penipuan iklan dengan mengarahkan pengguna untuk mengklik spanduk yang berisi malware.

Baca Juga: Segera Evaluasi, Pemkot Bandung Ungkap Kemungkinan Penutupan Jalan Berhenti atau Diperluas

"Dengan tujuan melakukan penipuan iklan seluler, malware meniru tindakan pengguna untuk mengklik iklan dan spanduk dari agensi seperti Google AdMob, AppLovin, Facebook,dan Unity," kata peneliti Check Point.

Sementara itu, Google PlayStore sebelumnya menyatakan telah menghapus aplikasi yang dianggap berbahaya bagi pengguna.

Peneliti juga mengatakan ada ratusan aplikasi baru yang diunggah ke PlayStore setiap hari, sehingga sulit untuk memeriksa aplikasi apakah aplikasi itu aman digunakan.

"Dengan demikian, pengguna tidak dapat mengandalkan langkah-langkah keamanan Google Play sendirian untuk memastikan perangkat mereka dilindungi," lanjut peneliti Check Point.

Baca Juga: Nadiem Makarim Berikan 4 Alternatif Pengganti Uji Kompetensi Bagi Siswa SMK

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: Mirror


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X