Kamis, 4 Juni 2020

Konspirasi Sinyal 5G Sebabkan Virus Corona Kian Populer, YouTube Sampai Turun Tangan

- 6 April 2020, 14:52 WIB
YOUTUBE ambil sikap dan turun tangan atasi konspirasi yang menyebutkan bahwa sinyal 5G bisa sebabkan virus corona bagi manusia. /AFP

PIKIRAN RAKYAT - Dalam beberapa hari terakhir beredar teori konspirasi yang menghubung-hubungkan jaringan 5G dengan penyebaran virus corona.

Video-video terkait konspirasi itu juga beredar di media sosial, salah satunya bermula ketika kebakaran terjadi di tiang jaringan 5G di Birmingham, Inggris.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari The Guardian, platform video YouTube mengatakan akan mengurangi jumlah video yang direkomendasikan terkait penyebaran konsipirasi jaringan 5G yang dihubungkan dengan virus corona.

Baca Juga: Heboh Wacana Napi Koruptor Bebas karena Wabah Virus Corona, Abraham Samad: Sangat Prematur

YouTube mengatakan video-video itu dapat dianggap sebagai konten garis batas, penindasan, dan akan menghilangkan pendapatan iklan serta dihapus dari hasil pencarian di platform.

"Kami juga memiliki kebijakan yang jelas yang melarang video mempromosikan metode medis yang tidak berdasar untuk mencegah virus corona di tempat mencari perawatan medis, dan kami dengan cepat menghapus video yang melanggar kebijakan ini,” kata juru bicara YouTube.

Namun, konten konspirasi 5G yang tidak menyebutkan kata 'virus corona', menurut Google tidak melanggar kebijakannya.

Juru bicara YouTube juga mengatakan mulai membatasi konten konspirasi 5G dan virus corona yang bisa memberikan informasi yang salah kepada pengguna.

Baca Juga: Pemain Persib Ini tak Ingin Rugi Waktu, Latihan dan Baca Buku Bisnis Jadi Keseharian

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: The Guardian


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X