Minggu, 29 Maret 2020

AS 'Sangat Gelisah' atas Peran Huawei dalam Jaringan 5G di Inggris

- 21 Februari 2020, 15:40 WIB
Kepala Staff Gedung Putih, Mick Mulvaney.* /AFP

PIKIRAN RAKYAT - Pejabat kepala staf Presiden Donald Trump, Mick Mulvaney memperingatkan adanya dampak langsung dan pergolakan pada pembagian intelijen antara AS dan Inggris.

Kondisi itu terjadi jika Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson terus melanjutkan perizinan Huawei dalam memasok peralatan pembangunan teknologi 5G di Negeri Sepak Bola itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pejabat AS berulang-ulang memberi peringatan ke Inggris terkait pelarangan vendor asal Tiongkok itu.

Baca Juga: Dari Lemon hingga Mangga, Berikut 4 Makanan Asam yang Efektif Turunkan Berat Badan

Namun, Huawei telah membantah tuduhan itu dan mengatakan bahwa AS menuduh tanpa dasar yang jelas.

loading...

Mulvaney mengatakan AS sangat gelisah mengenai perizinan Huawei tersebut karena dianggap akan memata-matai pemerintah AS.

"Kami sangat gelisah terhadap keutuhan informasi yang tertanam dalam sistem komputer Anda, dan jika Anda memberi keputusan untuk memasukkan Huawei.

Baca Juga: Pemprov Jabar Fokus Pengembangan Sektor Pariwisata, Dianggap Serap Tenaga Kerja Lebih Banyak

"Itu akan memiliki dampak langsung pada kemampuan kami untuk berbagi informasi dengan Anda," kata Mulvaney seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Guardian.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: The Guardian

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X