Senin, 6 April 2020

AS Tuduh Huawei Terkait Pencurian Rahasia Dagang Perusahaan Lain

- 14 Februari 2020, 16:39 WIB
PENGADILAN AS tuduh Huawei sudah mencuri rahasia dagang perusahaan pesaingnya.** /DOK. HUAWEI

PIKIRAN RAKYAT - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) secara resmi telah menuduh Huawei dengan konspirasi pencurian rahasia dagang dari perusahaan teknologi lain untuk memperluas bisnisnya.

AS menuduh produsen ponsel asal Tiongkok bersama dua anak perusahaan lainnya yang berasal dari Negeri Paman Sam.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Digital Trends, tuduhan tersebut terkait konspirasi pelanggaran Undang-undang Racheter Influenced and Corrupt Organization Act (RICO) yang ditegakkan AS.

Baca Juga: 3 Manfaat Memberi Bunga ke Pasangan Saat Hari Valentine

Huawei dituduh telah menyalahgunakan kekayaan intelektual, khususnya dari enam perusahaan teknologi AS yang namanya tak disebutkan dalam dokumen pengadilan.

"Kekayaan intelektual yang disalahgunakan mencakup informasi rahasia dagang dan hak cipta seperti sumber kode, pengguna manual router internet, teknologi antena dan teknologi pengujian robot," begitu isi rilis pers pengadilan setempat.

Menurut tuduhan itu, Huawei melanggar perjanjian kerahasian dan merekrut karyawan perusahaan pesaing lainnya.

Baca Juga: Daftar Negara yang Tolak Kepulangan ISIS, Inggris Tak Toleran terhadap Anak-anak dan Bayi

Huawei diduga juga menawarkan program hadiah bonus kepada karyawannya yang memperoleh informasi dari pesaing.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Digital Trends

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X