Jumat, 3 April 2020

Huawei Tak Selamanya Ingin Meninggalkan Google Kecuali Terpaksa

- 31 Januari 2020, 13:12 WIB
HUAWEI dianggap ancam keamanan AS.* /PR

PIKIRAN RAKYAT - Pasar ponsel merek Huawei akhir-akhir ini sepi peminat.

Hal ini diakibatkan oleh pengalihan perhatian pasar terhadap hadirnya Samsung Galaxy S20 dan Samsung galaxy Z Flip.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok sedikit melunak dan bisa berakhir dengan pencabutan larangan Huawei dalam perdagangan di AS.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Slash Gear, Huawei membantah laporan sebelumnya dan memberi klasifikasi tidak mengabaikan aplikasi layanan Google untuk selamanya tapi masih membuka pintu.

Baca Juga: Ashanty Menangis Kenang Masa Lalunya Bersama sang Ibunda

loading...

Beberapa bulan terakhir, Huawei mengatakan akan membangun software dan layanan pengganti Google sebagai antisipasi skenario terburuk.

Huawei mengembankan untuk peluncuran sistem operasi yang disebut Harmoni OS tetapi bukan sebagai pengganti Android sepenuhnya namun sebagai platform IoT yang masih baru.

Perusahaan melakukan lebih banyak upaya terpadu untuk mengembangkan dan menawarkan layanan dan aplikasi seluler Huawei sebagai pengganti Google Play Services dan Google Play Store.

Baca Juga: Jadikan Inspirasi, Intip Persahabatan antara Greta Gerwig dan Saoirse Ronan

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Slash Gear

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X