Kamis, 9 April 2020

Meski Telah Memperingatkan Inggris Selama Dua Tahun Terakhir, AS Tetap Kalah dari Huawei

- 31 Januari 2020, 07:04 WIB
INGGRIS abaikan peringatan AS, dan menolak melarang penggunaan 5G Huawei.* /PA/Huawei via itv.com

PIKIRAN RAKYAT - Keputusan Inggris untuk mengizinkan Huawei menyediakan komponen non-inti dari jaringan 5G-nya menandai kemenangan raksasa teknologi Tiongkok atas Amerika Serikat.

Pemerintahan Presiden Donald Trump gagal melobi Inggris meski telah lama menekan Inggris untuk melarang penggunaan teknologi 5G dari Huawei.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Wired, Inggris memiliki sejarah panjang bekerja sama dengan Huawei melalui British Telecom dan mengakui risiko keamanan.

Tetapi, Inggris tetap mengambil langkah-langkah agresif untuk mengurangi risiko keamanan tersebut.

Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Wilayah Bandung Raya Hari Ini, Jumat 31 Januari 2020

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson telah menghitung dan mempertimbangkan potensi risiko keamanan Huawei.

Selama dua tahun terakhir, AS telah melakukan kampanye tingkat tinggi terhadap sekutunya English-Speaking yang terdiri atas Inggris, Australia, Selandia Baru, Kanada dan AS atau yang disebut Five Eyes.

AS berulangkali berargumentasi bahwa memberi perusahaan Tiongkok untuk teknologi nirkabel akan merusak keamanan dan privasi warga Barat.

Baca Juga: DPR RI dan Pemerintah Sepakat Biaya Haji 2020 Tak Naik

Dalam kampanye itu, AS menuding Huawei adalah perusahaan yang tak layak dipercaya.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Wired

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X