Kamis, 9 April 2020

Penelitian Terbaru Sebut Botol Plastik Berlabel BPA Free Simpan Risiko Tidak Aman

- 1 Januari 2020, 19:52 WIB
ILUSTRASI botol BPA Free.* /Amazon

PIKIRAN RAKYAT - Label 'BPA Free' pada botol plastik selama ini dianggap masyarakat sebagai produk yang lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya yakni bishenol A (BPA).

BPA adalah zat adiktif kimia dalam polycarbonate, plastik bening keras.

Dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari CBC News, bahwa sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahan kimia yang sekarang digunakan sebagai pengganti BPA, terutama bisphenol mungkin memiliki dampak negatif terhadap kesehatan yang sama diakibatkan dari BPA.

Baca Juga: Goyang Karawang Bukan Seni Terlarang, Sejarahnya Justru Berawal dari Panen Padi di Masyarakat

Pendukung kesehatan dan lingkungan mengajukan pertanyaan tentang keamanan pengganti tersebut.

Lalu, mengenai catatan dampak apa yang mungkin ditimbulkan produk-produk tersebut karena hanya ada sedikit informasi bagi konsumen tentang zat apa yang digunakan untuk menggantikan BPA.

BPA telah digunakan selama lebih dari 60 tahun dan juga digunakan untuk membuat resin epoxy yang melapisi kaleng makanan dan produk seperti botol susu bayi serta barang lainnya.

Baca Juga: Intip 8 Gaya Rambut Pendek Sassy ala Punk

Produsen mulai menggunakan pengganti BPA sebagai respons atas larangan Kanada pada 2010 terhadap BPA pada botol minum bayi.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: CBC News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X