Jumat, 10 April 2020

Iradiasi Bisa Awetkan Makanan, Menristek Dorong Pemanfaatan Teknologi Nuklir

- 15 Desember 2019, 18:50 WIB
FUSI nuklir.* /DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengajak masyarakat untuk memanfaatkan teknologi nuklir.

Menurut dia, nuklir memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan teknologi dan perekonomian nasional.

"Fasilitas iradiator yang seperti ini di Indonesia hanya ada dua, salah satunya di sini dan lainnya milik perusahaan milik asing (PMA). Perlu digiatkan untuk menyosialisasikan teknologi iradiasi ini pada pelaku bisnis, karena dibandingkan harus melakukan radiasi ke luar negeri tentunya mereka akan memilih yang prosesnya lebih cepat dan dekat karena biaya juga lebih murah,” kata Bambang dalam siaran persnya, Minggu 15 Desember 2019.

Baca Juga: Masih Terkendala, Teknologi 5G Belum Dapat Diterapkan Di Indonesia

Ia menyatakan akan ada banyak layanan terkait aplikasi teknologi nuklir untuk maksud damai.

Ia menilai, perlu disosialisasikan lebih masif lagi kepada masyarakat, termasuk layanan iradiator yang dapat menembakkan radiasi terkontrol yang tidak meninggalkan sisa radiasi berbahaya.

Teknologi Iradiasi dapat diterapkan pada proses sterilisasi makanan, maupun produk organik lainnya, yang mudah membusuk jika tidak dilakukan teknologi pengawetan.

Baca Juga: Kementerian PUPR Kembangkan Teknologi Atas Bertenaga Panel Surya

Teknologi iradiasi ini dapat menggantikan teknologi pengawetan makanan yang menggunakan bahan kimia biasa.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X