Selasa, 21 Januari 2020

InaBuoy, Alat Pendeteksi Tsunami Karya Anak Bangsa yang Bekerja dalam Hitungan Detik

- 13 Desember 2019, 13:52 WIB
PETUGAS Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyiapkan alat peringatan dini tsunami di atas Kapal Baruna Jaya III yang bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu 11 Desember 2019.* /FIKRI YUSUF/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro meluncurkan Indonesian Tsunami Buoy atau InaBuoy di Bali.

Alat pendeteksi tsunami terbaru ini mampu mengirimkan peringatan tsunami kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui satelit dalam hitungan detik.

MENRISTEK dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro (kiri) mendapat penjelasan dari Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza tentang alat peringatan dini tsunami di atas Kapal Baruna Jaya III yang bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu 11 Desember 2019.*
MENRISTEK dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro (kiri) mendapat penjelasan dari Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza tentang alat peringatan dini tsunami di atas Kapal Baruna Jaya III yang bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu 11 Desember 2019.* ANTARA FOTO

Ia berharap masyarakat dan nelayan tidak merusak atau melakukan tindakan vandalistik terhadap InaBuoy yang dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ini.

"Mereka yang merusak InaBuoy ini justru dapat menjadi korban apabila tsunami tidak terdeteksi. Siapapun yang kebetulan sempat melihat buoy dari jauh bisa menilai bahwa buoy ini bisa menyelamatkan nyawa orang-orang dan nyawa manusia Indonesia lain, terutama yang hidup di daerah rawan bencana," ungkap Bambang dalam siaran pers di Jakarta,
Jumat 13 Desember 2019.

MENRISTEK dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro (kedua kiri) dan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza (kiri) mengamati alat peringatan dini tsunami di atas Kapal Baruna Jaya III yang bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu 11 Desember 2019).*
MENRISTEK dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro (kedua kiri) dan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza (kiri) mengamati alat peringatan dini tsunami di atas Kapal Baruna Jaya III yang bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu 11 Desember 2019).* ANTARA FOTO

InaBuoy generasi terbaru ini dilengkapi sensor yang mendeteksi tekanan air bawah laut yang akan dilaporkan melalui beberapa satelit ke BPPT dan BMKG dalam hitungan di detik. InaBuoy akan dipasang secara bertahap di seluruh Indonesia. Pada 2019 empat InaBuoy akan dipasang
di Pelabuhan Benoa (Bali), Pantai Selatan Jawa Timur, Pantai Selatan Jawa Tengah, dan Selat Sunda.

"Pada tahun depan, 20 InaBuoy akan disiapkan BPPT untuk dipasang di sekitar Ambon, Sulawesi, dan Papua serta daerah patahan megathrust yang rawan tsunami lain," ujarnya.***


Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X