Selasa, 21 Januari 2020

Layanan Big Data Booming 2020, Lindungi Data Pribadi

- 19 November 2019, 02:01 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

BANDUNG, (PR).- Layanan big data diprediksi akan booming di Indonesia pada 2019-2020. Akan tetapi, kondisi tersebut juga akan diikuti dengan peningkatan potensi penyalahgunaan atau penggunaan data secara ilegal.

Chief Digital Startup, Ecommerce & Fintech (DEF) Sharing Vision, Nur Islami Javad (Jeff), mengatakan, hasil survey Sharing Vision pada 2018 menyebutkan, 66% responden memprediksi, dibutuhkan waktu 1-2 tahun sejak 2018 bagi layanan big data untuk booming di Indonesia. Sebanyak 21% memprediksi masih diperlukan waktu lebih dari 2 tahun.

"Penggunaan data akan meningkat, tapi hati-hati dengan masalah legalitas," ujarnya, di Bandung, Senin, 18 November 2019.

Ia mencontohkan kasus penyalahgunaan pemanfaatan data Facebook. Pada 2013 peneliti dari Cambridge Analytica membuat personality quiz app di Facebook yang mengharuskan pengguna menambahkan aplikasi tersebut di akun mereka akan bisa mengikuti kuis dan survey.

Melalui aplikasi tersebut, 87 juta profil pengguna Facebook dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye politik di Amerika Serikat (AS) tanpa pengetahuan pengguna. Penyalahgunaan data tersebut membuat Facebook kehilangan 50 juta dolar AS dinpasar modal hanya dalam waktu dua hari.

Kasus lain, menurut Jeff, adalah aplikasi fintech lending ilegal yang bisa mengakses data pengguna layanan transportasi online dan sebuah marketplace. Aplikasi tersebut dapat merekam sejarah perjalanan dan pemberlanjaan.

Data yang direkam, menurut dia, di antaranya adalah lokasi penjemputan dan titik tujuan, no telp. konsumen dan pengemudi, dll. Sementara data dari marketplace mulai dari barang yang dibeli, nama dan no. telpon pembeli, serta alamat tujuan pengiriman.

Jeff memprediksi, kasus isu keamanan dan data privasi tersebut berpotensi terus meningkat. Kerugian yang ditimbulkan pun dipastikan akan semakin besar, baik secara materiil maupun nonmateril.

Oleh karena itu, menurut dia, diperlukan sejumlah langkah preventif. Pengguna sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilih aplikasi, khususnya yang meminta aksea terhadap data pribadi.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X