Senin, 24 Februari 2020

Belum Semua Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Jawa Barat Akses Jaringan Internet Cepat

- 16 November 2019, 03:54 WIB
HEAD Trade and Channel Central Region XL Axiata, Andi Fitri Wardhani (kanan) berbincang dengan pelajar dari Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Bandung Barat, pada penyerahan Gerakan Donasi Kuota untuk 70 Madrasah Aliyah se Jawa Barat di Gedung BKM, Jalan Burangrang, Kota Bandung, Jumat, 15 November 2019. Program ini akan terus berlanjut di beberapa provinsi untuk mendukung tercapainya Madrasah Aliyah 4.0.*/ ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Sekitar 10%-25% Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Jawa Barat (Jabar) belum memiliki jaringan internet cepat. Mereka umumnya berlokasi di daerah pelosok yang terpencil.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Drs H. Abudin, M.Ag., pada Penyaluran Gerakan Donasi Kuota PT XL Axiata, Tbk. Bagi 70 MA di 20 Kabupaten/Kota di Jabar. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Head Trade & Channel Central Region XL Axiata, Andi Fitri Wardhani, di Gedung BKM, Jln. Burangrang, Bandung, Jumat, 15 November 2019.

"Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan jenjang di bawahnya hampir semua belum memiliki jaringan internet cepat," tutur Abudin.

Pasalnya, jenjang pendidikan MI ke bawah umumnya masih melakukan ujian negara dengan cara konvensional, belum berbasis komputer. Sementara jenjang MA dan MTs sudah 100% ujian negara berbasis komputer.

Menurut dia, saat ini sudah ada sekitar 650 Madrasah Negeri dan Swasta di Jabar yang menerapkan digitalisasi. Pihaknya menargetkan, hingga akhir 2019 sudah 1.300 Madrasah Negeri dan Swasta yang mengadopsi teknologi digital.

"Dari cakupan daerah atau lokasi Madrasah yang sudah melaksanakan program Madrasah 4.0, sampai saat ini sudah menjangkau 27 kota/kabupaten. Sebagian besar di antaranya mendapatkan dukungan akses data yang XL Axiata melalui Gerakan Donasi Kuota," ujarnya.

Donasi kuota

Gerakan Donasi Kuota (GDK) diluncurkan XL Axiata sejak Agustus 2017. Sementara kerja sama XL Axiata dalam program Digitalisasi Madrasah yang diinisiasi Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) sudah berlangsung sejak Juli 2019.

Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti mengatakan, sejak diluncurkannya kerjasama kedua pihak, XL Axiata terus memperluas penyaluran donasi kuota data ke ratusan Madrasah Aliyah (MA) di berbagai daerah. Khusus untuk Jawa Barat (Jabar), donasi disalurkan kepada 70 MA yang berada di 20 kota/kabupaten.

“Internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di MA. Kami sangat mengapresiasi program Madrasah 4.0 dan sangat antusias untuk mendukung program tersebut melalui GDK," ujarnya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X