Rabu, 11 Desember 2019

2030, Indonesia Akan Jadi Lima Besar Pasar Game Global

- 5 November 2019, 23:56 WIB
Ilustrasi.*/GITA PRATIWI/PR

 

BANDUNG, (PR).- Indonesia diprediksi akan menjadi lima besar pasar game secara global pada 2030. Revenue game di Indonesia pada periode tersebut diprediksi akan mencapai 4,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS). 

Group Head of Marketing LinkAja, Ignatius Untung, mengatakan, salah satu pendorong utamanya adalah jaringan internet Indonesia yang semakin baik. Apalagi, pada akhir tahun ini seluruh wilayah Indonesia ditargetkan sudah terjangkau jaringan 4G.

"Pasar game Indonesia akan tumbuh semakin pesat. Penetrasi game terus meningkat, baik yangberbayar maupun free," tuturnya.

Seperti diketahui, saat ini hanya sebagian kecil wilayah Indonesia yang belum terjangkau layanan data. Bahkan, berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), per Februari sebanyak 82,36% desa di Indonesia sudah terhubung layanan 4G. 

Pada 2021 pun Indonesia diprediksi sudah akan menjadi pasar terbesar game di Kawasan Asia Tenggara. Pasar game Indonesia pada periode tersebut diprediksi akan mencapai 1,82 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

"Industri game Indonesia tumbuh 25%-30% per tahun. Dengan nilai tersebut, pasar Indonesia bahkan jauh lebih besar dari India," tuturnya.

Data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyebutkan, pada 2017 pasar game Indonesia diprediksi baru mencapai 882 juta dolar AS. Nilai tersebut naik sekitar 200 juta dolar AS dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah gamer di Indonesia saat ini diprediksi sudah mencapai 34 juta orang. Dari jumlah tersebut, 19,9 juta di antaranya adalah gamer online berbayar dan rata-rata pengeluarannya mencapai 9,12 dolar Amerika Serikat (AS).


Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

X