Jatuh Bangun Startup Bandung

- 28 Juli 2019, 10:04 WIB
ILUSTRASI startup.*/net

Pada dasarnya, anak muda Bandung juga kreatif dan mampu melihat perspektif yang berbeda dari kebanyakan orang. "Tapi, di sisi lain, laidback dan grit-nya juga harus dibenahi sih. Jadi sering kebalap sama daerah atau kota lain," ucap Anggra.

Saat ini, mulai bermunculan startup yang mendapatkan pendanaan series A (di Indonesia, biasanya memiliki nominal belasan miliar rupiah) ke atas di Bandung. Ada pula unicorn yang membuat cabang di Bandung, seperti Bukalapak.

"Banyak juga venture capital atau angel investor yang mulai berdatangan secara rutin dan membuat acara di Bandung," kata Anggra.

Seru dan dinamis

Salah seorang inisiator pendirian startup di Bandung, Muhammad Ajie Santika, berpendapat bahwa traffic startup Bandung saat ini sudah sedemikian seru dan dinamis. Sejalan dengan apa yang disampaikan Grahadea, banyak bermunculan startup baru, dan tidak sedikit pula yang harus gulung tikar.

"Ada sekitar 30 persenan yang tenggelam. Penyebabnya beragam, bisa karena diakuisisi sama timnya atau startup yang lebih besar, founder berganti startup, atau karena ada peluang yang lebih bagus di startup lain," ucap Ajie.

Ajie yang kini menjadi Co Founder sekaligus CMO Feedloop, startup pengembang platform konten pemasaran, menyatakan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi startup lokal yaitu persoalan SDM yang menjadi rebutan dengan banyak kota lain, kesesuaian produk, serta kesesuaian pasar.

Mendunia

Bicara skala, banyak startup Bandung yang bergerak dalam lingkup kecil, namun punya keterikatan loyal, sehingga terus bertahan. Tak sedikit pula yang mendunia.

Salah satunya Octagon Studio, yang bermarkas di kawasan Surya Sumantri, Kota Bandung. Startup yang memiliki spesialisasi di bidang Augmented Reality, Virtual Reality, dan Mixed Reality ini juga pernah membawa pulang trofi Best App dan Rising Star Awards dari Wearable Technology Show (WTS) 2016 yang dihelat di London.

Stella Setyiadi, Chief Marketing Officer (CMO) Octagon Studio menuturkan, perkembangan startup di Bandung dalam beberapa tahun terakhir memang meningkat drastis. Hal itu terlihat dari sisi diferensiasi produk, kreativitas, teknologi, hingga pendanaan.

Dari segi pendanaan, Octagon saat ini masih mengandalkan penjualan produk dan peluang komersial lainnya. Tetapi, bukan berarti mereka tak mampu mendayung investor.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X