Telkom akan Gandeng Softbank untuk Kembangkan Mitigasi Bencana Berbasis IoT

- 29 Mei 2019, 20:47 WIB
null

BANDUNG, (PR).- PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) berencana menggandeng operator telekomunikasi raksasa Jepang, SoftBank Corp untuk mengembangkan layanan manajemen bencana alam berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Keduanya juga berencana untuk menjalin sinergi di bidang smart manufacturing dan layanan kota cerdas lainnya.

Senior Manager IoT Platform Telkom, I Ketut Agung Enriko, mengatakan, dipilihnya Softbank untuk kerja sama layanan manajemen bencana alam, karena mereka sudah sangat teruji di bidang tersebut. Seperti diketahui, seperti halnya Indonesia, Jepang juga rawan bencana alam.

"Di Indonesia memang sudah banyak yang mengembangkan layanan tersebut, termasuk diantaranya startup. Akan tetapi, Jepang sudah lebih teruji dalam menangani banyak bencana alam," ujarnya, melalui siaran pers yang diterima wartawan Pikiran Rakyat, Rabu, 29 Mei 2019.

Enriko menilai, layanan kebencanaan di Jepang sudah jauh lebih baik. Selain user interface/user experience (UI/UX) sudah sangat maju, akurasi informasinya juga dinilai jauh lebih memudahkan para pengambil keputusan.  

"Layanannya pun sudah sangat teruji karena dioperasikan sejak lama dalam bentuk kerjasama pemerintah dengan operator, sehingga bisa diadopsi dan dikembangkan secara komersial di negara lainnya," tutur Enriko.

loading...

Telkom menargetkan, melalui kerja sama tersebut akan terjadi transfer pengetahuan, baik secara konsep maupun bisnis. Saat ini, menurut Enriko, kedua pihak masih terus menginventarisasi kebutuhan layanan apa saja sebelum nantinya nantinya menjadi poin-poin NDA (Non Diclosure Agreement) serta MoU (Memorandum of Understanding).  

"Tahapan menuju MoU tidak bisa seketika. Biasanya, diperlukan waktu, bahkan bisa sampai satu tahun tergantung peluang dan tantangan para pihak," katanya.

Dipilihnya operator telekomunikasi raksasa Jepang untuk kerja sama tersebut, menurut dia, karena mayoritas riset di negeri matahari terbit tersebut dilakukan secara serius. Bahkan, dengan dana yang tidak sedikit. "Karenanya, layanan mereka benar-benar advanced. Kami berharap, kalau MoU sudah jalan, akan menguntungkan Telkom dari sisi bisnis," ujarnya. 

Enriko menambahkan, rencana implementasi kerjasama selain dengan entitas di dalam negeri, juga dengan unit Telin yang sudah ada di 10 negara di dunia. Jadi, konsep pemasaran dan layanan bersama akan diberikan. "Mungkin nanti mekanismenya layanan kerjasama berdua dipasarkan di sepuluh negara layanan Telin. Apakah produk kita yang dikedepankan, atau yang Softbank, itu kita lihat dari sisi peluang bisnis. Agak mirip dengan kerjasam Telkom dan Telstra, namun ini cakupannya lebih spesifik di bidang IoT dan Smart City,” ujarnya. 

Halaman:

Editor: Eva Fahas


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X