Jumat, 13 Desember 2019

Google Cloud Region Akan Tersedia di Jakarta Tahun 2020, Sejuta Peluang Hadir untuk Startup

- 10 April 2019, 18:19 WIB
GOOGLE Cloud/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Dalam Konferensi Google Cloud NEXT '19 di San Francisco Rabu 10 April 2019, Google mengumumkan akan melakukan ekspansi bisnis secara global, termasuk di Asia dengan berinvestasi  pada infrastruktur dan konektivitas.

Selain itu Google juga akan memperluas layanan Google Cloud Region ke Indonesia dengan mengambil lokasi di Jakarta. Google Cloud Region akan mulai tersedia pada semester pertama 2020.

Dengan hadirnya Cloud Region di Jakarta, berbagai startup dan perusahaan di seluruh Indonesia bisa beroleh manfaat dari data dan workload mereka yang berbasis cloud tetapi memiliki latency rendah dan berperforma tinggi. 

Contoh beberapa startup yang sudah menjalankan workload di Google Cloud adalah Go-Jek, Tokopedia, Tiket.com, Traveloka, dan pelanggan dari kalangan perusahaan seperti Bluebird, CT Corp, Cineplex 21, dan Samudera.

Tim Synan, Kepala Google Cloud untuk Asia Tenggara mengatakan, "Indonesia adalah pusat kekuatan digital dan salah satu pasar Google Cloud yang tumbuh paling cepat di Asia Tenggara. Kami telah melihat momentum bisnis dan pelanggan yang signifikan di Indonesia dalam 6-12 bulan terakhir. Kami yakin bahwa cloud region baru di Jakarta akan membuka lebih banyak peluang untuk berbagai perusahaan dan startup. Mereka juga bisa memanfaatkan berbagai alat di Google Cloud untuk mencapai skala yang lebih besar, pendapatan yang lebih tinggi, dan efisiensi biaya."

Wilayah Google Cloud terus diperluas. Sebelumnya, Google membuka layanan itu du 15 wilayah baru dan 45 zona di 13 negara dalam waktu tiga tahun. Sebelum itu, Google menambah infrastruktur teknologi komputasi awan di dua wilayah, yakni di Seoul Korea Selatan dan di Salt Lake City, Amerika Serikat.

Perluasan wilayah yang tergolong masif tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan bisnis Google secara global.

Dengan keberadaan Google Cloud di Seoul, berbagai perusahaan teknologi mendapatkan manfaat dari workload dan data berbasis cloud. Contohnya Netmarble. Perusahaan gim terbesar di Korea Selatan itu memakai Google Cloud untuk mengembangkan gim baru dan mengelola infrastruktur.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X