Kurangi Limbah Luar Angkasa, NASA Gandeng P&G Buat Sabun Khusus Baju Astronot

- 23 Juni 2021, 08:21 WIB
Astonot NASA ,  Bob Behnken dan Doug Hurley saat berada di kapsul Crew Dragon milik SpaceX.*
Astonot NASA , Bob Behnken dan Doug Hurley saat berada di kapsul Crew Dragon milik SpaceX.* / Instagram @spacex

PIKIRAN RAKYAT – Tahukah Anda, para Astronot tak pernah mencuci pakaian mereka saat berada di luar angkasa? Lalu bagaimana para Astronot membersihkan pakaian yang telah mereka gunakan?

Dibandingkan mencuci, para Astronot biasanya membuang seluruh pakaian yang telah mereka gunakan, seperti baju dalam, baju olahraga, dan lainnya.

Ketika mereka sudah merasa tidak tahan dengan kotoran dan aroma busuk yang dikeluarkan, para Astronot itu kemudian akan membuang pakaian mereka.

Melihat fenomena tersebut, NASA berencana mengubah sistem pembuangan agar Stasiun Luar Angkasa Internasional baik yang berada di bulan maupun Mars berhenti membuang berton-ton pakaian kotor setiap tahunnya.

Baca Juga: Pecahkan Masalah Kesehatan Astronot, NASA Kirim Puluhan Bayi Cumi-Cumi

NASA ingin memasukkan sampah pakaian kotor ke tempat sampah yang berada di atmosfer di atas kapal kargo untuk dibakar.

Oleh karena itu, NASA akan bekerja sama dengan Procter & Gamble Co untuk mencari tahu cara terbaik membersihkan pakaian astronot di luar angkasa selain dimusnahkan.

Sehingga pakaian bekas itu dapat digunakan kembali selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun layaknya di Bumi.

Perusahaan Cincinnati, Amerika Serikat itu mengumumkan bahwa mereka akan mengirim sepasang deterjen Tide dan eksperimen penghilangan noda ke stasiun luar angkasa akhir tahun ini.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Wavy


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X