Jelang Pelantikan Joe Biden, YouTube Perpanjang Larangan Channel Donald Trump

- 20 Januari 2021, 16:40 WIB
Youtube perpanjang larangan unggah atau live streaming di channel Donald Trump /PIXABAY/Mizter X94


PIKIRAN RAKYAT - YouTube mengkonfirmasi telah memperpanjang larangan mengunggah video baru ke saluran atau channel Presiden AS Donald Trump karena berpotensi menghasut kekerasan.

Sebelumnya channel Trump ditangguhkan selama seminggu dan dilarang untuk untuk mengupload video atau live streaming.

"Mengingat kekhawatiran tentang potensi kekerasan yang sedang berlangsung, channel Donald J. Trump akan dicegah untuk mengupload video baru atau live streaming selama minimal tujuh hari," kata YouTube, seperti dikutip dari AFP, Rabu, 20 Januari 2021.

Baca Juga: Mendekam di Penjara, Ratu Atut Chosiyah Hadiri Sidang PK Atas Kasus Suap MK di Pengadilan Tipikor

"Seperti yang kami bagikan sebelumnya, komentar akan terus dinonaktifkan tanpa batas waktu di bawah video," tambah YouTube.

Akses Trump ke platform media sosial yang ia gunakan sebagai media selama masa kepresidenannya sebagian besar telah terputus sejak massa pendukungnya menyerbu Gedung Capitol di Washington DC pada 6 Januari 2021 lalu.

YouTube mengatakan Trump yang sakit hati dapat menggunakan akunnya untuk memicu lebih banyak kerusuhan yang ditujukan pada pelantikan Presiden terpilih Joe Biden pada Rabu.

Baca Juga: Tinggalkan Vanessa Angel Saat Terjerat Kasus Prostitusi, Bibi Ardiansyah: Benci Banget Sama Dia

YouTube pekan lalu menangguhkan channel Trump selama setidaknya tujuh hari dan menghapus video karena melanggar kebijakannya yang menentang penghasutan kekerasan.

Aplikasi milik Google itu bergabung dengan platform media sosial lain yang juga melarang akun Trump setelah kerusuhan Capitol.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: AFP


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X