Dianggap Picu Provokasi, Twitter Suspend Akun Donald Trump, Terancam Ditangguhkan Secara Permanen

- 7 Januari 2021, 08:51 WIB
Twitter suspen akun Twitter milik Presiden AS Donald Trump pada Kamis. 7 Januari 2021 pagi waktu Indonesia /Instagram.com/@realdonaldtrump


PIKIRAN RAKYAT - Twitter mengangguhkan (suspend) akun milik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu 6 Januari 2021 petang waktu AS, atau Kamis, 7 Januari 2021 pagi WIB.

Akun Twitter @realDOnaldTrump ditutup sementara selama 12 jam setelah pihak Twitter menghapus tiga cuitan yang berisi "pelanggaran berulang dan berat" atas kebijakannya.

Mengutip The Verge, akun tersebut akan ditangguhkan secara permanen jika pelanggaran terus berlanjut.

Baca Juga: Kerusuhan di Gedung Capitol AS, Disoroti Pemimpin Dunia hingga Disebut 'Aib' Demokrasi

Akun @realDonaldTrump dan itu tidak akan dibuka, kecuali Trump sepenuhnya menghapus tiga tweet yang menyinggung provokasi sebagai akibat dari kerusuhan di Gedung Capitol, di Washington DC yang terjadi pada Rabu, 6 Januari 2020 malam waktu AS.

Keputusan itu diambil Twitter setelah Trump mengunggah video yang dikatakan menimbulkan 'risiko kekerasan'.

“Sebagai akibat dari situasi kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sedang berlangsung di Washington, DC, kami meminta penghapusan tiga cuitan @realDonaldTrump yang diposting sebelumnya hari ini karena pelanggaran berulang dan berat terhadap kebijakan Integritas Sipil kami,” tulis akun @TwitterSafety.

Baca Juga: Menyesali Perbuatannya, Jaksa Pinangki Memohon pada Jaksa: Kehidupan Saya Hancur

Ini berarti akun @realDonaldTrump akan dikunci selama 12 jam setelah penghapusan cuitan ini. Jika Tweet tidak dihapus, akun tersebut akan tetap terkunci. Pelanggaran Peraturan Twitter di masa mendatang, termasuk kebijakan Integritas Sipil atau Ancaman Kekerasan, akan mengakibatkan penangguhan permanen akun @realDonaldTrump," tambah mereka.

Sejak Donald Trump kalah dalam pemilihan umum presiden AS 2020, kemungkinan larangan telah membayanginya oleh media sosial.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: The Verge


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X