Dikhawatirkan Bocor Lewat SMS, Pemerintah Jamin Keamanan Data Penerima Vaksin Covid-19

- 6 Januari 2021, 10:28 WIB
Ilustrasi SMS.*/ /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Covid-19 atau virus corona hingga saat ini masih melanda sebagian wilayah dunia termasuk Indonesia.

Covid-19 merupakan salah satu virus yang dapat menular lewat udara.

Sejak pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember 2019 silam, jumlah kasus positif Covid-19 di dunia terus mengalami peningkatan, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Kongres Dibuka, Kim Jong Un Akui Dirinya Gagal Memimpin Korea Utara Hampir di Semua Bidang

Hingga saat ini sejumlah ilmuwan dunia masih berjibaku untuk menemukan vaksin virus tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac telah tiba di Indonesia.

Adapun tahap 2 sebanyak 1,8 juta dosis telah tiba Kamis, 31 Desember 2020 lalu di Indonesia.

Baca Juga: Dukung Pembangunan Pariwisata, Kementerian PUPR Revitalisasi 13 Bangunan Benteng Pandem Belanda

Sebelumnya juga, pada 31 Desember 2020 lalu, Pemerintah mengirimkan short messages services (SMS) pemberitahuan kepada kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 tahap pertama.

Adanya SMS tersebut membuat masyarakat khawatir bocornya data privasi penerima vaksin Covid-19.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Bursa Efek Indonesia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X