Ahli Konservasi Peringatkan: Masker yang Dibuang ke Laut Butuh 450 Tahun Agar Terurai

- 11 Desember 2020, 11:24 WIB
Diperkirakan 1,56 miliar masker bedah sekali pakai akan memasuki lautan pada tahun 2020, menurut laporan terbaru dari OceansAsia /OceansAsia via SCMP

PIKIRAN RAKYAT - Mengenakan masker memangs sudah menjadi bagian dari rutinitas kita sehari-hari sebagai salah satu langkah preventif yang dilakukan untuk membantu mencegah penyebaran virus corona.

Meski baik untuk kesehatan, masker ternyata berdampak buruk lingkungan, terutama di lautan.

Organisasi konservasi laut OceansAsia yang berbasis di Hong Kong mengatakan masker bedah sekali pakai menimbulkan ancaman lingkungan yang sangat besar. Mereka memperkirakan 1,56 miliar masker akan memasuki lautan pada tahun 2020.

Baca Juga: Penting, WHO Perbarui Pedoman Penggunaan Masker di dalam Ruangan, Ini Penjelasannya

Dalam sebuah laporan yang dirilis minggu ini, OceansAsia mengatakan bahwa masker yang dibuang akan menghasilkan tambahan 4.680 hingga 6.240 metrik ton polusi plastik laut.

Laporan bertajuk "Masks on the Beach: The Impact of Covid-19 on Marine Plastic Pollution", menyebutkan bahwa masker akan membutuhkan waktu hingga 450 tahun agar terurai, dan berdampak negatif pada satwa laut serta ekosistem laut, seperti dikutip Pikiran-rakyat.com dari SCMP.

Laporan tersebut menggunakan perkiraan produksi global 52 miliar masker yang dibuat pada tahun 2020, tingkat kerugian konservatif tiga persen, dan berat rata-rata tiga hingga empat gram untuk masker wajah bedah polipropilen sekali pakai untuk mencapai perkiraan tersebut.

"1,56 miliar masker wajah yang kemungkinan akan memasuki lautan kita pada tahun 2020 menjadi puncak gunung es," kata Teale Phelps Bondaroff selaku direktur penelitian untuk OceansAsia, dan penulis utama laporan tersebut.

Baca Juga: Tak Pakai Masker, Seorang Pria Kulit Hitam Jadi Korban Kebrutalan Polisi Paris

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: SCMP


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X