Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

The Greater Hub SBM ITB Teken MoU dengan Venture Capital dan Bukalapak

Muhammad Fikry Mauludy
DIREKTUR The Greater Hub SBM ITB, Dina Dellyana (tengah), di tengah acara “Bandung Startup Pitching Day 2019”, di Aula Timur Institut Teknologi Bandung, Rabu, 17 Juli 2019. Pada acara itu, The Greater Hub Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB menandatangani kerja sama dengan sejumlah venture capital.*/ISTIMEWA
DIREKTUR The Greater Hub SBM ITB, Dina Dellyana (tengah), di tengah acara “Bandung Startup Pitching Day 2019”, di Aula Timur Institut Teknologi Bandung, Rabu, 17 Juli 2019. Pada acara itu, The Greater Hub Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB menandatangani kerja sama dengan sejumlah venture capital.*/ISTIMEWA

BANDUNG, (PR).- The Greater Hub Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB menandatangani kerja sama dengan sejumlah venture capital serta Bukalapak, di tengah acara “Bandung Startup Pitching Day 2019”, di Aula Timur Institut Teknologi Bandung, Rabu, 17 Juli 2019. Kerja sama itu untuk mengembangkan startup Bandung di bidang pengembangan ekosistem startup, progam magang di venture capital, startup portofolio, serta pengembangan riset dan edukasi.

“Mahasiswa yang akan mengembangkan startup bisa mendapatkan akses yang lebih luas dan dekat dengan dunia investor startup,” ucap Direktur The Greater Hub SBM ITB, Dina Dellyana. Kerja sama dilakukan The Greater Hub dengan Alpha JWC Ventura, Alpha Momentum, ANGIN, Everhaus, MDI Ventures, Prasetia Ventura, Venturra Discovery, BUKALAPAK, HIPMI Bandung, Hipmikindo Jawa barat, Startup Bandung, Kadin Jabar, dan Kalibrr.

Ia menjelaskan, sejumlah startup Bandung sudah banyak dikenal di dunia internasional. Maka, diperlukan perluasan jejaring seiring bertambahnya jumlah startup di Bandung dan sekitarnya yang memerlukan pendanaan namun akses terbatas, serta sebagai ajang exposure terkait potensi startup di Bandung serta kota-kota kecil di sekitarnya.

Dina menuturkan, dalam peranannya, kini dan masa mendatang, pengembangan startup mampu menciptakan solusi untuk permasalahan manusia. Dengan mencetak banyak startup baru, akan lebih banyak lagi solusi yang terpecahkan. “Dan pada akhirnya, manfaat dari startup ini untuk membantu permasalahan yang dialami masyarakat, juga permasalahan di masa mendatang,” ujarnya.

The Greater Hub SBM ITB juga berkolaborasi dengan komunitas Startup Bandung yang sudah berdiri sejak tahun 2015 dengan anggota lebih dari 100 startup yang berdomisili di Bandung. Lalu dengan Startup Grind Bandung sebagai komunitas startup tingkat global di bawah program #GoogleForEntrepreneur yang sudah memiliki cabang di lebih 250 kota yang tersebar di 100 negara, salah satunya di Bandung.

Sementara itu, Associate Venturra Discovery, Kartini Andri Wardhani mengatakan, Venturra Discovery adalah perusahaan yang berfokus di Asia Tenggara, terutama pada Indonesia, Singapura, dan Vietnam dalam beberapa tahun ke depan ini. Ia tertarik untuk melihat ekosistem startup lokal Bandung. “Semua bergantung pada perusahaan yang kami lihat, tentu saja kami sangat tertarik apabila perusahaannya menarik,” ujarnya.

Venturra Discovery, kata dia, melihat adanya tech-talents di Bandung. Meski begitu, masih banyak pendiri-pendiri startup di Bandung yang baru saja lulus kuliah. Artinya startup masih banyak diisi pendiri (founder) yang masih terlalu muda dan belum memiliki banyak pengalaman. 

“Ada baiknya para pendiri tersebut mencari pengalaman dalam bekerja di startup yang lebih besar di Jakarta atau industri besar lainnya. Talents ada di sini, tetapi kami ingin melihat lebih banyak pengalaman, dan apabila sudah memiliki lebih banyak pengalaman, mereka dapat kembali ke Bandung untuk melanjutkan startup-nya,” tuturnya.***

Bagikan: