Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Cerah berawan, 26.4 ° C

95 Persen Jalur Kereta Api Terlayani 4G

Ai Rika Rachmawati
EXECUTIVE Vice President Telkomsel wilayah Jabotabek-Jabar, Ririn Widaryani (kedua dari kiri) mencoba layanan 4G.*/ADE BAYU INDRA/PR
EXECUTIVE Vice President Telkomsel wilayah Jabotabek-Jabar, Ririn Widaryani (kedua dari kiri) mencoba layanan 4G.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Menghadapi lonjakan trafik pada periode Lebaran tahun ini, Telkomsel Area Jabotabek-Jabar memberikan perhatian khusus pada titik-titik penting, seperti jalur mudik, tempat tujuan mudik, dan destinasi wisata. Tahun ini Telkomsel juga memberikan perhatian khusus terhadap jalur kereta api.

Demikian diungkapkan Executive Vice President Telkomsel wilayah Jabotabek-Jabar, Ririn Widaryani, pada Media Update Kesiapan Jaringan dan Layanan Telkomsel Area Jabotabek Jabar Rafi 2019 di Kantor Telkomsel, Jln. Soekarno Hatta, Bandung, Senin 27 Mei 2019 malam. 

Menurut dia, fokus perhatian pada jalur kereta api dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api.

"Untuk jalur kereta dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun Jakarta Bandung sudah 95% terlayani 4G. Dari jumlah itu bad coverage sekitar 6% dengan speed tes rata-rata 6,49 Mbps. Untuk chatting sudah cukup berlebih," ujarnya.

Titik-titik lain yang menjadi fokua perhatian Telkimsel Area Jabotabek-Jabar adalah bandara, terminal, mal, jalan tol, pelabuhan dan tempat wisata. Trafik di titik-titik tersebut diprediksi yang akan mengalami lonjakan yang cukup signifikan selama arus mudik dan balik.

Ia memprediksi, khusus untuk wilayah Jabar, pada periode tersebut akan terjadi lonjakan payload rata-rata sebesar 41,8%. Jumlah subcriber juga diprediksi akan meningkat sebesar 11,8%.

Sementara trafik voice dan SMS dipastikan akan turun. Berdasarkan prediksi Telkomsel, trafik voice akan turun rata-rata sebesar 11,8% dan SMS turun rata-rata 10,6%.

"Kondisinya tidak merata di semua daerah Jabar. Daerah-daerah tujuan mudik akan mengalami lonjakan trafik, sedangkan kota-kota yang ditinggalkan pemudik seperti Bandung trafiknya akan turun," ujar Ririn.***
 

Bagikan: